
Sosok yang menggerakkan dakwah di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Takerharjo telah tiada. Meninggalkan kenangan bagi keluarga dan para aktivis.
Tagar.co – Sesepuh PRM Takerharjo, Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, Ainur Rofiq, wafat di usia 72 tahun, Rabu (12/2/2025) pukul 05.00 WIB.
Kabar duka itu disampaikan anggota Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Takerharjo melalui spiker Masjid Al-Jihad Takerharjo dan grup WhatsApp.
Sebanyak empat ratusan orang takziah ke rumahnya. Mereka juga ikut salat jenazah di Masjid Al-Jihad dengan imam HM Tsabit.
Menurut informasi dari keluarga, Ainur Rofiq sebelumnya dirawat di RSUD Soegiri Lamongan karena kesehatannya menurun. Sepulang dari rumah sakit anggota PRM berkunjung ke rumahnya, Ahad (9/2/2025).
Hari Senin pagi tokoh Muhammadiyah yang menggerakkan dakwah di desanya ini berobat lagi ke Rumah Sakit Soegiri Lamongan. Namun hari Rabu, pria kelahiran Lamongan 14 Agustus 1953 itu wafat.
Dia meninggalkan istri, Mustamah, empat anak Dian, Indah, May, dan Ratna, serta beberapa cucu yang anggota Tapak Suci.
Cucu tertua Zahidan Maulana yang tinggal di Jakarta menyampaikan supaya keturunan sesepuh PRM Takerharjo, Ainur Rofiq, dapat meneruskan perjuangannya untuk jihad fi sabilillah.
Jurnalis Mushlihin Penyunting Sugeng Purwanto










