FeatureUtama

Zainul Muslimin: Tagar.co Tidak Sekadar Hidup

53
×

Zainul Muslimin: Tagar.co Tidak Sekadar Hidup

Sebarkan artikel ini
drh. Zainul Muslimin saat memberikan prakarta (Tagar.co/Mohammad Nurfatoni)

Bendahara PWM Jatim drh. Zainul Muslimin hadir dalam Kopi Darat Jurnalis Tagar.co di Hotel Namira, Surabaya.

Tagar.co — Kopi Darat Jurnalis Tagar.co mengangkat tema “Menyatukan Gagasan”, berlangsung di Hotel Namira, Surabaya, Ahad (3/8/25).

Hadir puluhan jurnalis dan stakeholder dalam kegiatan yang juga menjadi penanda milad pertama, dari media dengan tagline Siar Keadilan dan Kemanusiaan tersebut.

Salah satu yang hadir dalam acara istimewa tersebut adalah Bendahara PWM Jatim drh. Zainul Muslimin. Pak Zainul, panggilannya, berangkat langsung usai mengisi Safari Kajian PCM Sidoarjo di SMP Musasi.

Saat didaulat menyampaikan prakata, Pak Zainul. sapannya, bergegas mengambil tas yang diberikan kepadanya usai kajian. Map kertas yang ada di dalam tas tersebut kemudian diberikan pada Pimred Tagar.co Sugeng Purwanto.

“Terus terang saya tidak tahu isinya ini berapa. Ini saya dapat langsung dari pengajian yang baru saya isi di PCM Sidoarjo,” ujarnya sembari menyerahkan map tersebut ke Pak SGP.

Selain “map” yang merupakan bisyaroh Pak Zainul dari menjadi narasumber pengajian, beberapa “koleksi” di dalam mobilnya tak luput juga diberikan untuk doorprize.

Baca Juga:  Tumbuhkan Akhlak, SD Mugres Laksanakan Qiamulail di Masjid Istimewa Ini
Bendahara PWM Jatim drh. Zainul Muslimin hadir dalam Kopi Darat Jurnalis Tagar.co di Hotel Namira, Surabaya.
drh. Zainul Muslimin saat memberikan map ke Pimred Tagar.co Sugeng Purwanto (Tagar.co/Darul Setiawan)

Tidak Sekadar Hidup

Dalam prakatanya, Pak Zainul berpesan bagaimana agar Tagar.co tetap eksis, saya kira tidak hanya eksis. “Patung mati bisa eksis. Menurut saya bagaimana Tagar.co tidak sekadar hidup, karena kalau hidup saja masih bisa tumbuh,” paparnya.

Hidup, lanjutnya, butuh lemak, karbohidrat, kemudian menjadi energi. Energi Tagar.co darimana? “Kemanusiaan itu nggak akan pernah ada habisnya. Tiap hari, kita bagikan terkait kemanusiaan. Ini akan menarik empati. Apapun yang menarik orang untuk berdonasi. Setiap hari ada siar kita betul-betul berjuang di bidang kemanusiaan,” jelasnya.

Ketika kita sudah memilih siar keadilan dan kemanusiaan, katanya, menyebut taglinie Tagar.co, mari tiap hari siarkan. “Kalau kita fokus satu orang, nanti bisa-bisa Lazismu kalah,” katanya.

Pak Zainul kemudian bertanya secara retoris, kenapa pengajian kita tidak diminati? Karena yang kita sampaikan tidak ada kaitannya dengan kebutuhan rakyat.

“Jangan hanya siar perdebatan seperti kulit hewan kurban boleh dijual atau tidak. Lebih banyak kampanyekan, ayo semakin banyak kurban. Pasti akan ada banyak yang membantu,” ungkapnya. (#)

Baca Juga:  PPL Terbimbing hingga Mandiri, Umsura Menyiapkan Guru PPG Profesional

Jurnalis Darul Setiawan.