Feature

Usaha Nyata Siswa SMK Matig Dipamerkan lewat Program PKK 2025

61
×

Usaha Nyata Siswa SMK Matig Dipamerkan lewat Program PKK 2025

Sebarkan artikel ini
Stan pameran kewirausahaan SMK Matig di SMP Negeri 16 Kedamean, Gresik, 15–16 Desember 2025. (Tagar.co/Wahudi)

Didukung Program Pengembangan Kewirausahaan (PKK) SMK 2025, siswa SMK Muhammadiyah 3 (SMK Matig) Gresik menampilkan karya usaha rintisan dalam pameran kewirausahaan di SMP Negeri 16 Kedamean. Dari layanan makeup hingga fotografi, siswa belajar langsung menghadapi pasar dan membangun mental wirausaha sejak bangku sekolah.

Tagar.co – Komunitas kewirausahaan siswa SMK Muhammadiyah 3 (SKM Matig) Gresik, Jawa Timur, menunjukkan kiprah nyata dalam dunia usaha. Mereka membuka stan pameran kewirausahaan di SMP Negeri 16 Kedamean, Gresik, selama dua hari, 15–16 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi ajang unjuk karya sekaligus implementasi langsung bantuan pemerintah melalui Program Pengembangan Kewirausahaan (PKK) SMK Tahun 2025.

Baca juga: “Hantu Laut” di Mata Siswa SMK Matig: Dari Kelas ke Galeri Seni

Selama pameran berlangsung, siswa menghadirkan dua unit usaha unggulan, yakni Malamakeup dan The Brevest. Malamakeup menawarkan layanan makeup wisuda dan nail art dengan menyasar pelajar SMP yang akan mengikuti prosesi kelulusan.

Adapun The Brevest menghadirkan jasa fotografi dan videografi untuk kebutuhan dokumentasi kegiatan sekolah maupun acara personal.

Baca Juga:  SMK Matig Borong Juara LKS Dikmen Gresik, Empat Siswa Lolos ke Tingkat Provinsi

Kehadiran dua unit usaha tersebut tidak hanya menarik perhatian pengunjung, tetapi juga memperlihatkan keseriusan siswa dalam mengelola bisnis rintisan. Mereka terlibat langsung dalam proses promosi, pelayanan konsumen, hingga presentasi produk dan jasa yang ditawarkan.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari pendamping komunitas kewirausahaan yang berasal dari dunia industri, yakni Kampoeng Spa dan Satukata Film. Keterlibatan mitra industri tersebut menjadi elemen penting dalam penguatan praktik usaha siswa, mulai dari peningkatan kualitas layanan hingga pemahaman tentang standar profesional di dunia kerja dan bisnis.

Kepala SMK Matig Gresik, Hasan Abidin, menegaskan bahwa pameran kewirausahaan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek nyata. Melalui kegiatan semacam ini, siswa tidak hanya dituntut mampu menghasilkan produk atau jasa, tetapi juga belajar memasarkan, berkomunikasi dengan konsumen, serta membangun kepercayaan diri.

“Program PKK SMK ini menjadi ruang belajar nyata bagi siswa untuk mengenal dunia usaha sejak dini, sekaligus menyiapkan mereka menjadi lulusan yang mandiri dan siap bersaing,” ujarnya.

Melalui pameran kewirausahaan tersebut, sekolah berharap jiwa wirausaha siswa terus tumbuh dan berkembang. Pengalaman berinteraksi langsung dengan pasar diyakini menjadi bekal berharga bagi siswa SMK Matig  Gresik untuk menapaki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri setelah lulus. (#)

Baca Juga:  Jurusan TKKR SMK Matig Gresik Cetak Langkah Cepat, Siap Berlaga di LKS Jatim

Jurnalis Wahudi Penyunting Mohammad Nurfatoni