Feature

Upgrading IPM Smamsatu Ditutup dengan Kegiatan Sederhana, Bermakna, dan Penuh Kebersamaan

47
×

Upgrading IPM Smamsatu Ditutup dengan Kegiatan Sederhana, Bermakna, dan Penuh Kebersamaan

Sebarkan artikel ini
Sebagian peserta Upgrading 2025 yang mengikuti acara evaluasi (Tagar.co/Zada Kanza Makhfiya Mohammad)

Upgrading 2025 Pimpinan Ranting IPM Smamsatu di SD Muda Karisma ditutup dengan kegiatan memasak, kerja bakti, dan refleksi sederhana. Kebersamaan jadi bekal penting untuk perjalanan mereka di organisasi.

Tagar.co —Ahad pagi, 17 April 2025, suasana di SD Muhammadiyah 2 Balongpanggang alias SD Muda Karisma Gresik terasa berbeda. Hari terakhir Upgrading Pimpinan Ranting IPM SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik dimulai dengan kegiatan sederhana: memasak bersama.

Baca juga: Dari Gresik ke Balongpanggang: Perjalanan Penuh Semangat Mengikuti Upgrading IPM Smamsatu 2025

Setiap bidang menyiapkan lauk masing-masing, dengan menu utama nasi goreng. Bukan soal rasa, tapi tentang kebersamaan yang perlahan terbangun sejak hari pertama mereka berkegiatan.

Ketua Panitia Upgrading 2025 menyampaikan sambutan Austrin Aqilla Aurelia (Tagar.co/Zada Kanza Makhfiya Mohammad)

Setelah dapur kecil mereka ramai oleh wajan, spatula, dan tawa, peserta menikmati sarapan terakhir bersama. Upgrading kali ini memang dirancang tak sekadar berisi materi, tetapi juga membangun keakraban lewat pengalaman-pengalaman sederhana.

Baca juga: Dari Materi Serius ke Ledakan Tawa: Serunya Upgrading IPM Smamsatu di SD Muda Karisma

Selesai makan, para peserta tak langsung berkemas. Mereka bergotong-royong membersihkan lingkungan sekolah, sebagai wujud terima kasih kepada SD Muda Karisma yang telah menyediakan tempat. “Datang bersih, pulang juga harus bersih,” begitu semangat yang dijaga hingga akhir.

Baca Juga:  Fikih Wanita di PKDA Smamsatu: Taharah dan Tiga Macam Darah Dibahas Tuntas
Perguruan Muhmadiyah Karangsemanding Balongpanggan, Gresik, tempat Upgrading 2025 (Tagar.co/Zada Kanza Makhfiya Mohammad)

Sebelum benar-benar berpisah, peserta berjalan santai di sekitar sekolah. Hamparan sawah yang mengelilingi SD Muda Karisma menjadi latar penutup yang tenang, seakan memberi ruang untuk merenungi perjalanan singkat namun berarti ini.

Baca juga: Zada Kanza, Kartini Modern Smamsatu Gresik yang Menginspirasi lewat Tulisan

Setelah bersih diri, peserta berkumpul untuk mengikuti acara penutupan. Ketua Panitia Pelaksana Austrin Aqilla Aurelia, mengungkapkan rasa syukurnya.

Ketua Umum PR IPM Smamsatu Syifa Nur menyampaikan sambutan (Tagar.co/Zada Kanza Makhfiya Mohammad)

“Terima kasih kepada teman-teman yang sudah berpartisipasi sampai hari ini. Mohon maaf kalau banyak kekurangan, karena manusia tempatnya salah,” ujarnya.

Ketua Umum PR IPM Smamsatu, Syifa Nur, juga menyampaikan apresiasinya. Ia berterima kasih kepada pihak sekolah atas fasilitas yang telah diberikan, serta kepada seluruh peserta dan panitia yang menjaga semangat acara hingga selesai.

“Terima kasih sudah mengikuti acara ini dengan excited, dan terima kasih kepada ketua pelaksana serta panitia yang sudah membuat acara ini berjalan luar biasa,” katanya.

Peserta Upgrading 2025 menaiki kendaran truk TNI menuju Kota Gresik (Tagar.co/Zada Kanza Makhfiya Mohammad)

Sebelum berpamitan, dilakukan evaluasi singkat. IPM angkatan 59 menyampaikan catatan dan saran untuk IPM angkatan 60, sebagai bekal memperbaiki kegiatan serupa ke depan.

Baca Juga:  Kepala Smamsatu: PKDA Titik Awal Penguatan Karakter Islami Siswa

Baca juga: Memimpin Jalan Perubahan: Upgrading PR IPM MBS Madinatul Ilmi

Bagi sebagian peserta, upgrading ini membawa pengalaman baru yang tidak hanya soal organisasi. “Dari upgrading ini saya belajar mengatur waktu, memahami karakter teman satu organisasi, dan jadi lebih akrab,” kata Aisyah Nabilla Amini, Bendahara 2 PR IPM Smamsatu.

Peserta Upgrading 2025 samapai di Smamsatu Gresik (Tagar.co/Zada Kanza Makhfiya

Pengalaman serupa dirasakan oleh Kinanthi Tiara Dewi dari bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP). “Awalnya saya canggung dengan kakak-kakak bidang lain, tapi lewat kegiatan memasak dan outbound, perlahan rasa itu hilang. Walaupun kelompok saya kalah saat outbound, saya tetap senang karena bisa bekerja sama dan bercanda bersama. Ini pengalaman berharga,” tuturnya.

Upgrading 2025 PR IPM Smamsatu pun berakhir tanpa seremoni yang berlebihan. Hanya rasa syukur, pelajaran baru, dan kebersamaan yang menguat—bekal untuk perjalanan mereka selanjutnya di organisasi. (#)

Jurnalis Zada Kanza Makhfiya Mohammad Penyunting Mohammad Nurfatoni