Feature

Spemdalas Mantapkan Service Excellent melalui Evaluasi Kinerja Tim Sarana Berbasis Digital

40
×

Spemdalas Mantapkan Service Excellent melalui Evaluasi Kinerja Tim Sarana Berbasis Digital

Sebarkan artikel ini
Suasana Rapat Evaluasi Kinerja Tim Sarana Spemdalas, Rabu (7/1/26) (Tagar.co/Haifa Marta)

Dengan mengandalkan sistem dashboard management, SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik menata ulang kualitas layanan sekolah melalui evaluasi kinerja tim sarana yang objektif, terukur, dan penuh semangat kolaborasi.

Tagar.co – Komitmen menghadirkan service excellent atau layanan paripurna terus diperkuat SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik, Jawa Timur. Hal itu tercermin dalam Rapat Evaluasi Kinerja Tim Sarana yang digelar di ruang CAC 1 Spemdalas, Rabu (7/1/2026).

Rapat ini diikuti seluruh karyawan pendukung operasional sekolah, mulai dari petugas keamanan, pramubakti, pengemudi, tukang, hingga teknisi IT. Evaluasi menjadi momentum penting untuk memastikan kualitas layanan sekolah berjalan optimal, profesional, dan berkelanjutan.

Baca juga: Spemdalas Memulai Semester Dua dari Masjid, Menata Hati Menyongsong Prestasi

Sejak awal, rapat langsung diwarnai pemaparan data kinerja berbasis sistem digital. Melalui dashboard management yang informatif, peserta dapat melihat secara objektif capaian masing-masing unit, meliputi tingkat kehadiran, ketepatan waktu, penyelesaian tugas, laporan insiden, hingga respons terhadap permintaan layanan. Pendekatan berbasis data ini memberi gambaran nyata tentang performa individu dan tim.

Baca Juga:  Siswa Spemdalas dan Mahasiswa Asal Tiongkok Belajar Batik Pitutur Cerme

Kepala Spemdalas, Yugo Triawanto, M.Si., menegaskan bahwa evaluasi kinerja tidak bisa dilakukan secara sporadis, tetapi harus berkelanjutan dan terukur.

“Evaluasi yang kita lakukan ini berbasis data kinerja digital yang terdapat dalam dashboard management. Dengan data tersebut, sekolah berharap konsistensi pelayanan dapat dijalankan dengan baik dan terus meningkat,” jelasnya.

Dalam sesi evaluasi, sejumlah unit mendapat apresiasi atas peningkatan kinerja, terutama dalam aspek kedisiplinan dan kolaborasi antarbagian. Tim keamanan dinilai semakin sigap menjaga lingkungan sekolah, pramubakti konsisten menjaga kebersihan, para pengemudi semakin tertib dalam operasional, sementara tim tukang dan teknisi IT mampu menyelesaikan perbaikan serta pemeliharaan sesuai target waktu.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana, Wildan Hernanda, menyerahkan reward pada salah satu peserta dalam rapat evaluasi kinerja, Rabu (7/1/25) (Haifa Marta)

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana, Wildan Hernanda, S.Pd., menekankan bahwa evaluasi rutin sangat krusial karena tim sarana menjadi tulang punggung kelancaran aktivitas sekolah.

“Evaluasi ini membantu sekolah memantau kinerja secara berkelanjutan, mendeteksi masalah lebih dini, serta menjaga disiplin dan profesionalisme kerja. Selain itu, kedisiplinan, tanggung jawab, kualitas hasil kerja, kerja sama tim, etika, komunikasi, dan kepatuhan terhadap SOP juga harus terus ditingkatkan,” paparnya.

Baca Juga:  Empat Nakhoda Sekolah Muhammadiyah GKB Ikuti Kajian Ramadan PWM Jatim

Ia menambahkan, ke depan evaluasi ini diharapkan menjadi sarana pembinaan yang mendorong keterbukaan dalam menerima masukan serta memastikan setiap hasil evaluasi benar-benar ditindaklanjuti secara nyata dan berkesinambungan.

Sebagai bentuk penghargaan, panitia memberikan reward kepada petugas dengan kinerja terbaik dan paling disiplin. Momen ini berlangsung meriah dan disambut antusias para peserta, menjadi suntikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kerja.

Suasana rapat semakin hidup dengan sesi kuis interaktif seputar pemahaman tugas, keselamatan kerja, serta pemanfaatan sistem digital. Kuis yang diakses melalui gawai masing-masing peserta ini tidak hanya menjadi sarana penyegaran, tetapi juga memperkuat pemahaman tentang standar operasional dan teknologi pendukung layanan sekolah.

Dengan evaluasi berbasis data dan pendekatan yang partisipatif, Spemdalas Gresik menunjukkan keseriusannya membangun budaya kerja profesional demi menghadirkan layanan pendidikan yang semakin prima. (#)

Jurnalis Fitri Wulandari Penyunting Mohammad Nurfatoni