Feature

Smamsatu Gresik Buka Akses Studi Global ke 10 Negara

54
×

Smamsatu Gresik Buka Akses Studi Global ke 10 Negara

Sebarkan artikel ini
Mr. Peter Sopa Native Speaker kelas ICO Smamsatu menyampaikan paparan tentang stu lanjut ke luar negeri (Tagar.co/Akhmad Akmal Rifqi)

Smamsatu Gresik membuka jendela dunia bagi siswanya melalui Eksplorasi Studi Lanjut ke 10 Negara. Antusiasme tinggi siswa dan orang tua menandai semangat baru menuju masa depan pendidikan global.

Tagar.co — SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik, Jawa Timur, menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi berwawasan global melalui kegiatan Eksplorasi Studi Lanjut ke 10 Negara yang digelar pada Kamis, 15 Januari 2026, di Aula Matahari Smamsatu.

Antusiasme peserta didik dan orang tua tampak begitu tinggi. Aula sekolah dipenuhi wajah-wajah penuh harap yang datang membawa mimpi masa depan. Bahkan, demi mengakomodasi tingginya minat, panitia membagi kegiatan ke dalam dua sesi: pagi dan sore.

Baca juga: Air Mineral SMAMSATU Diluncurkan, Sekolah Bangun Usaha lewat Kolaborasi Industri Lokal

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada berbagai peluang melanjutkan studi ke sepuluh negara tujuan, yakni Malaysia, Australia, Selandia Baru, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Swiss, China, Taiwan, serta kawasan Timur Tengah.

Negara-negara itu tidak sekadar dipaparkan sebagai destinasi akademik, melainkan sebagai ruang perjumpaan budaya, pengalaman hidup, dan pembentukan karakter global.

Baca Juga:  Bonding Day: Smamsatu Gresik dan KISAS Malaysia Perkuat Jejaring Pendidikan Serumpun

Sesi pagi dibuka oleh Mr. Peter Sopa, Native English Speaker kelas internasional Smamsatu. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan fondasi utama bagi siswa yang ingin menembus batas negara.

“Bahasa bukan hanya alat komunikasi akademik, tetapi juga kunci kepercayaan diri dan adaptasi di lingkungan global,” ujarnya di hadapan ratusan peserta.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan para presenter yang mengulas secara komprehensif jalur beasiswa dan reguler, pilihan universitas, sistem pendidikan di berbagai negara, hingga gambaran proses pendaftaran.

Informasi disajikan secara terstruktur dan mudah dipahami, sehingga peserta memperoleh peta jalan yang jelas tentang langkah-langkah menyiapkan masa depan pendidikan internasional.

Salah satu orang tua siswa, Iwan, ayah dari Wiwit Ratih Ayu Nimas Putri (kelas XII Saintek 2 – ICO), mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa putrinya tertarik melanjutkan studi ke Cina, dan melalui forum ini, seluruh informasi yang dibutuhkan telah tersedia secara lengkap.

“Sebagai orang tua, kami sangat terbantu. Tidak perlu lagi mencari informasi sendiri. Semuanya sudah difasilitasi oleh Smamsatu dalam satu kegiatan yang sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Siapakah Diri Kita? Upgrading IPM Smamstu Tekankan Pentingnya Self Awareness

Di akhir acara, Kepala Smamsatu, Nurul Ilmiyah, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa dan orang tua. Ia berharap kegiatan ini menjadi pemantik keberanian siswa untuk bermimpi lebih besar dan melangkah lebih jauh.

“Smamsatu berkomitmen untuk terus mendampingi siswa meraih masa depan terbaik, baik di dalam maupun di luar negeri. Kami ingin setiap anak berani bermimpi, dan sekolah hadir sebagai jembatan untuk mewujudkannya,” tuturnya.

Karena sejatinya, pendidikan bukan sekadar perjalanan akademik, melainkan jembatan mimpi — dan setiap langkah kecil hari ini adalah awal dari perjalanan besar di masa depan. (#)

Jurnalis Akhmad Akmal Rifqi Penyunting Mohammad Nurfatoni