Feature

SMA Muhammadiyah 4 Belik Pemalang Gelar Ujian Tasmik Al-Qur’an

44
×

SMA Muhammadiyah 4 Belik Pemalang Gelar Ujian Tasmik Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
Para siswi Kelas Tahfiz SMA Muhammadiyah 4 Belik, Pemalang, Jawa Tengah,  tengah mengikuti Ujian Tasmik Al-Qur’an di masjid sekolah. Mereka duduk melingkar dengan khusyuk sambil melantunkan hafalan di hadapan guru pembimbing, Rabu (15/10/2025). (Tagar.co/Istimewa)

Sebagai bagian dari program unggulan sekolah, SMA Muhammadiyah 4 Belikm Pemalang, menggelar Ujian Tasmi’ Al-Qur’an bagi siswa Kelas Tahfiz. Kegiatan ini menjadi langkah nyata mencetak generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak mulia.

Tagar.co — Suasana Masjid SMA Muhammadiyah 4 Belik, Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/10/2025) terasa khidmat. Di ruang luas berkarpet cokelat dengan dinding berwarna abu muda itu, sekelompok siswi berseragam abu-abu dan berjilbab hitam duduk melingkar sambil memegang mushaf.

Dari barisan depan, terdengar lantunan ayat-ayat suci yang mengalun lembut, menandai dimulainya Ujian Tasmik Al-Qur’an — agenda rutin bagi siswa-siswi Kelas Tahfiz dalam program unggulan sekolah.

Di hadapan mereka, guru pembimbing duduk tenang di dekat mimbar kayu berukir kaligrafi emas. Satu per satu peserta maju dengan wajah tegang namun penuh keyakinan, melafalkan hafalan dari juz yang telah mereka tuntaskan.

Baca juga: Kepala Sekolah Muhammadiyah Pemalang Didorong Menulis dan Mempublikasikan Inovasi

Setiap ayat yang keluar dari bibir mereka bukan sekadar hafalan, tetapi buah dari disiplin, doa, dan perjalanan ruhani yang panjang.

Kepala SMA Muhammadiyah 4 Belik, Slamet Purwanto, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi kepada para peserta. “Kami sangat bangga dengan anak-anak Tahfidz yang terus berjuang menghafal dan menjaga ayat-ayat suci Al-Qur’an. Harapan kami, mereka tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat qur’ani di lingkungan sekolah dan menjadi budaya positif yang terus berkembang.

Sementara itu, guru pembimbing tahfiz, Ahmad Fauzan, Lc., menjelaskan bahwa Ujian Tasmik Al-Qur’an bukan sekadar evaluasi hafalan, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan pelatihan mental.

“Kegiatan ini melatih keberanian siswa untuk tampil percaya diri di depan publik sekaligus menjaga istiqamah mereka dalam menjaga hafalan,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, sambungnya, SMA Muhammadiyah 4 Belik menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berjiwa qur’ani — generasi yang menjadikan Al-Qur’an bukan hanya bacaan di lisan, tetapi pedoman hidup di setiap langkah. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni