Feature

Rapat Koordinasi Foskam Gresik Matangkan Agenda Studi Banding ke NTB

22
×

Rapat Koordinasi Foskam Gresik Matangkan Agenda Studi Banding ke NTB

Sebarkan artikel ini
Dari kiri Teguh Abdullah, Assidik Wibowo, dan Zakiyah Faukhah saat memimpin rapat kordinasi rencana studi banding (Tagar.co/Nurkhan)

Forum Silaturahmi Kepala Sekolah (Foskam) SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan studi banding ke NTB, Januari 2026 mendatang.

Tagar.co – Forum Silaturahmi Kepala Sekolah (Foskam) SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik menggelar rapat koordinasi di SD Mugres Kampus A, Rabu (10/9/2025). Pertemuan ini menjadi ajang pemantapan rencana studi banding ke Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Januari 2026.

Suasana rapat tampak serius sekaligus hangat. Para kepala sekolah membahas detail teknis mulai dari pembentukan panitia, fasilitas peserta, hingga susunan itinerary perjalanan.

Baca juga: Dilantik, Umrah Bersama Jadi Program Unggulan Foskam SD/MI Kabupaten Gresik

Ketua Foskam SD/MI Muhammadiyah Gresik, Idris Kholiq, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar wisata, melainkan kesempatan untuk memperkuat mutu pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah.

“Studi banding ini menjadi kesempatan emas bagi kepala sekolah untuk saling belajar, menambah wawasan, sekaligus memperluas jejaring dengan sekolah Muhammadiyah di luar Jawa,” ujar Idris.

Rangkaian Kegiatan dan Tujuan

Ketua Panita Pelaksana, Teguh Abdillah, menyampaikan bahwa 39 kepala SD/MI Muhammadiyah aktif akan ikut serta, ditambah Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik M. Fadloli Aziz. Sekolah yang ingin mengirim peserta tambahan juga diperkenankan dengan biaya tersendiri.

Baca Juga:  Menjaga Nyala Iman di Fase Lelah Ramadan

Agenda utama mencakup kunjungan ke sekolah-sekolah Islam unggulan di Lombok, seperti SD IT ABata, SD IT Iqro’, dan SD IT Anak Sholih. Peserta juga akan bersilaturahmi ke SD Muhammadiyah 1 Mataram serta mengunjungi Islamic Center NTB.

Tak hanya akademik, Foskam juga menyiapkan agenda wisata budaya dan alam. Rombongan akan menjelajah Desa Adat Sasak Ende, Desa Banyumulek, hingga menikmati panorama Pantai Tanjung Aan, Bukit Merese, Gili Trawangan, dan Sirkuit Mandalika.

Foto bersama setelah rapat koordinasi kepala sekolah SD/MI Se-Kabupaten Gresik (Tagar.co/Nurkhan)

Semangat Bersama

Dengan mengusung motto “Cari ilmu dan pengalaman biar tambah semangat”, Foskam menegaskan bahwa studi banding ke NTB bukan hanya perjalanan rekreatif, tetapi juga investasi pengetahuan.

Panitia pun telah dibentuk untuk memastikan kelancaran acara, dengan Teguh Abdillah, M.Pd. sebagai ketua pelaksana, Tineke Wulandari, ST. sebagai sekretaris, serta Assidik Wibowo, ST. sebagai bendahara.

Sejumlah koordinator juga ditunjuk untuk menangani bidang teknis, yakni M. Wasil (sekolah tujuan), Syaiful Uddin (peserta), Zakiyatul Faikhah (konsumsi), dan Fichrul Efendi (perlengkapan).

Bendahara Foskam, Assidik Wibowo, menjelaskan bahwa pendaftaran studi banding dibuka hingga 30 September 2025, sedangkan batas akhir pembayaran ditetapkan pada 30 November 2025. Biaya partisipasi disesuaikan dengan jumlah murid di tiap sekolah, berkisar antara Rp2.000.000 hingga Rp4.250.000.

Baca Juga:  Fokal Mutwo: Energi Baru Alumni MI Mutwo

Untuk meringankan beban peserta, Foskam turut memberikan subsidi sebesar Rp40.000.000. Dukungan ini diharapkan mampu memastikan seluruh kepala SD/MI Muhammadiyah di Kabupaten Gresik dapat mengikuti kegiatan tersebut tanpa terkendala biaya.

Itinerary Singkat

  • Hari Pertama (12 Januari 2026): Kunjungan ke Desa Sakurara, Pantai Tanjung Aan, Bukit Merese, Sirkuit Mandalika, lalu Desa Sasak Ende. Malam harinya check-in hotel dan makan bersama.
  • Hari Kedua (13 Januari 2026): Study banding ke SD IT Abata, Iqro’, dan Anak Sholih. Siang hingga sore dilanjutkan snorkeling di Gili Air dan Meno, explore Gili Trawangan, belanja oleh-oleh, lalu kembali ke hotel.
  • Hari Ketiga (14 Januari 2026): Silaturahmi ke SD Muhammadiyah 1 Mataram, kunjungan ke Islamic Center NTB dan Desa Banyumulek, sebelum menuju bandara.

Dengan rancangan agenda yang padat dan penuh warna, study banding Foskam SD/MI Muhammadiyah Gresik ke NTB diharapkan menjadi momen berharga, bukan hanya memperkaya wawasan kepala sekolah, tetapi juga menguatkan sinergi pendidikan Muhammadiyah lintas daerah.

Jurnalis Nurkhan Penyunting Mohammad Nurfatoni