
PWNA Jawa Timur perkuat dakwah digital melalui kreator konten dan mubaligah. Fokus pada edukasi keluarga samara, advokasi, dan solidaritas kemanusiaan.
Tagar.co — Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur (Jatim) mengadakan Samara Course dan Akademi Kreator Konten di Aula Mas Mansyur Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Ahad (7/12/2025). Acara ini mempertemukan perwakilan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) se-Jatim yang serempak mengenakan batik khas NA Jatim.
Dua tokoh penting turut hadir memperkaya pertemuan. Mereka adalah Wakil Ketua PWM Jatim, Dr. Hidayatullah M.Si., dan Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama, Dr. H. Moh. Arwani, M.Ag., M.HI.
Dalam sambutannya, Ketua PWNA Jatim Desi Ratna Sari, S.H. menjelaskan fokus program dua bulan terakhir. “Kami fokus pada program Turba, turun ke bawah membawa amanah,” ujar Desi, sapaannya.
Ia menjelaskan, seluruh jajaran PWNA Jatim mendapat tugas untuk hadir dan bersilaturahmi ke PDNA di seluruh Jatim. PDNA-PDNA ini telah mengundang kader NA dari tingkat Cabang dan Ranting. “Kami bisa melihat langsung bagaimana medan terjal perjalanannya. Kami bisa melihat bagaimana kendala yang dihadapi, potensi, dan peluang yang dimiliki kader NA di Jatim,” tambahnya.
Desi menegaskan, “Insyaallah, semua dakwah kita di NA ini menjadi semangat kita dalam meneruskan perjuangan Muhammadiyah.” Selain itu, mereka berkomitmen bersinergi dengan pemerintah dan dinas di semua bidang, terutama dalam keberpihakan terhadap isu perempuan dan anak.
Lebih lanjut Desi mengungkap, seluruh peserta yang hadir adalah Yunda—sebutan untuk anggota Nasyiatul Aisyiyah—yang tergabung dalam Korps Mubaligah Nasyiah dan Akademi Kreator Konten NA di Jatim.
Dakwah Digital
Di era yang serba digital ini, kata Desi, media sosial (medsos) telah menjadi ruang dakwah, perjuangan, dan advokasi yang baru. Meskipun disadari banyak konten di medsos yang lebih mengarah pada hiburan, PWNA Jatim melihatnya sebagai ladang syiar yang potensial.
Desi pun menukil firman Allah dalam Surah An-Nahl ayat 125 sebagai landasan utama: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.”
Ayat ini ia gunakan sebagai landasan dakwah di ruang digital. “Konten yang kami produksi, di antaranya, membawa pesan yang menenteramkan,” jelas Desi
Akademi Kreator Konten
Melalui Akademi Kreator Konten, lanjut Desi, kader-kader NA Jatim harapannya merasa lebih mantap dalam berdakwah. Tidak hanya berfokus pada kemahiran teknis, estetika tampilan yang Instagramable, atau mengejar viralitas dan algoritma. Lebih dari itu, mereka memastikan pesan inti, yaitu mengenai keluarga sakinah mawaddah warahmah (samara), dapat tersampaikan di tengah masyarakat melalui media sosial.
“Keluarga, terutama seorang ibu, adalah sekolah pertama yang melahirkan generasi penerus,” ujar Desi. Keluarga memiliki peran penting dalam menumbuhkan iman. Oleh karena itu, PWNA Jatim menekankan kembali komitmen yang telah diikrarkan kader untuk bisa membagi waktu secara seimbang antara pengabdian dalam keluarga dan organisasi Nasyiatul Aisyiyah.
Desi mengatakan, nantinya para Yunda mendapatkan edukasi mendalam tentang cara membangun keluarga samara. Tujuannya agar mereka tidak hanya tampak baik di luar, tetapi juga dapat menguatkan fondasi keluarga masing-masing.
Bazar Apuna
Desi juga menjelaskan, di depan aula, tampak stan bazar yang sudah buka. Stan-stan ini diisi oleh produk-produk yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah (Apuna).
“Kami juga beroperasi secara daring, tidak hanya luring,” tegas Desi. Dalam rangka memeriahkan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), termasuk yang terdekat tanggal 12.12, PWNA memperkenalkan produk-produk yang telah dibuat dan dijual oleh para Yunda.
Mereka mengajak para hadirin untuk turut mempromosikan dan membeli produk tersebut. “Silakan nanti bisa dilarisi, baik secara luring maupun daring. Silakan dicek,” ajak Desi.
Perkuat Solidaritas Kemanusiaan
Di akhir pertemuan, PWNA Jatim mengajak seluruh kader untuk senantiasa berdoa dan berempati terhadap saudara-saudara yang terkena musibah.
“Mari perkuat solidaritas dan hadirkan kepedulian nyata,” seru Desi.
Sebagai wujud kepedulian tersebut, pada hari itu juga ada kegiatan galang donasi. Donasi ini bertujuan membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.
Nantinya, kata Desi, dana yang terkumpul akan dihimpun dan dikelola oleh teman-teman dari Kantor Layanan Lazismu PWNA Jatim. Aksi solidaritas ini menegaskan peran NA yang tidak hanya berfokus pada dakwah dan edukasi keluarga, tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan. (#)
Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni












