
Pengajian rutin PRM Ngumpak Dalem Bojonegoro tampil berbeda dengan menghadirkan doorprize bagi jemaah. Hadiah menjadi pemantik semangat, namun tujuan utamanya tetap menghidupkan dakwah dan menumbuhkan kecintaan warga pada ilmu agama.
Tagar.co — Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Masjid Ahmad Dahlan SD Muhammadiyah Bojonegoro (SD Mudabo) Kampus 2, Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat malam (8/8/2025).
Di bawah cahaya lampu yang memantul pada dinding biru muda berpadu ornamen lengkung khas arsitektur Islami, puluhan warga duduk bersila di lantai keramik putih.
Peci hitam, kopiah merah, hingga songkok biru menghiasi kepala para jamaah laki-laki, sementara ibu-ibu berjilbab duduk rapi di barisan belakang.
Baca juga: Tak Hanya Pintar, Anak Hebat Punya Kebiasaan Baik
Di hadapan sebagian jamaah tersaji piring berisi gorengan, kue, dan gelas plastik minuman, menjadi pelengkap suasana pengajian berhadiah yang digelar Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngumpak Dalem.
Sejak sore hari, masyarakat sudah berdatangan untuk mengikuti acara yang dimulai dengan salat Isya berjemaah, kemudian dilanjutkan pengajian bersama Ustaz Khoirul Mukminin, Kepala Subbidang Dakwah AIK Rumah Sakit ‘isyiyah Bojonegoro.
Menariknya, pengajian kali ini dilengkapi sesi doorprize yang dibagikan selepas ceramah. Hadiah yang disiapkan panitia beragam, mulai dari perlengkapan rumah tangga, sembako, hingga cenderamata.
Suasana makin hidup ketika jamaah berlomba mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan seputar nama sahabat Nabi dan materi kajian.
Ketua PRM Ngumpak Dalem, Zainul, menegaskan bahwa konsep hadiah atau doorprize hanyalah sarana, bukan tujuan utama.
“Kami ingin menciptakan suasana pengajian yang menyenangkan dan penuh keberkahan. Hadiah ini hanya alat, yang terpenting adalah bagaimana kita semua bisa mengambil ilmu dan hikmah dari setiap pengajian,” ujarnya.

Selepas ceramah, panitia membagikan hadiah mulai dari perlengkapan rumah tangga, sembako, hingga cenderamata khusus. Suasana makin meriah ketika jamaah berlomba mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan seputar nama sahabat Nabi dan materi kajian.
Salah satu warga, Saeran (45), mengaku senang dengan konsep ini.
“Alhamdulillah, saya senang sekali ikut pengajian ini. Selain dapat ilmu, suasananya juga hangat dan menyenangkan. Tadi saya juga dapat hadiah minyak goreng,” ucapnya sambil tersenyum.
Dukungan juga datang dari Ns. Sudalhar, perwakilan cabang, yang menekankan pentingnya strategi dakwah kreatif di era kini.
“Ruh Muhammadiyah itu ada di dalam pengajian. Strategi pendekatan kajian harus dikonsep semenarik mungkin agar menghadirkan gairah anak muda, namun tetap berada dalam koridor Al-Qur’an dan hadis,” pesannya.
Melihat antusiasme warga, PRM Ngumpak Dalem berencana menjadikan pengajian berhadiah ini sebagai agenda bulanan dengan konsep yang terus diperbarui, agar dakwah Islam semakin membumi di tengah masyarakat. (#)
Jurnalis Furqon Penyunting Mohammad Nurfatoni












