Feature

Menghidupkan Roh Pendidikan Muhammadiyah di Balen Bojonegoro

28
×

Menghidupkan Roh Pendidikan Muhammadiyah di Balen Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
Sasana pembukaan acara (Tagar.co/Aulia Singa Zanki)

Di Balen, Bojonegoro. para guru Muhammadiyah tak henti belajar. Dalam pelatihan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, mereka menyegarkan kembali visi pendidikan Islam—menyatukan ilmu, iman, dan amal dalam laku sehari-hari.

Tagar.co — Suasana hangat dan antusiasme tampak menyelimuti aula Perguruan Muhammasiyah Balen, Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa, 24 Juni 2025.

Saat itu Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Balen menggelar Pelatihan dan Pendalaman Materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Puluhan guru dari berbagai amal usaha Muhammadiyah (AUM) di lingkungan PCM Balen tampak hadir, larut dalam rangkaian materi yang dirancang untuk memperkuat pemahaman keislaman sekaligus meneguhkan semangat kemuhammadiyahan dalam praktik pendidikan sehari-hari.

Ustaz H. Syamsuri, S.Ag., ketua panitia, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran para guru. Baginya, kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi cermin keikhlasan dan tekad kuat untuk terus belajar.

“Ini wujud komitmen kita semua dalam mendukung visi dan misi Muhammadiyah di bidang pendidikan,” tuturnya, disambut anggukan peserta.

Semangat senada disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Balen, Drs. H. Yusuf Afendy, M.Pd.I. Ia menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan agenda resmi Majelis yang dirancang berkelanjutan demi meningkatkan mutu dan kompetensi guru Muhammadiyah.

Baca Juga:  Muhammadiyah Bojonegoro Resmikan Mualaf Center

“Pelatihan ini penting untuk menginternalisasi nilai-nilai AIK di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Kita ingin guru-guru kita bukan hanya mengajar, tapi juga menanamkan nilai,” tegasnya.

Suasana pelatihan berlangsung cair. Sesi diskusi, praktik, dan tanya jawab membuat para guru kian bersemangat. Beberapa peserta tampak saling bertukar ide dan pengalaman, memperkaya wawasan satu sama lain.

Melalui kegiatan ini, Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Balèn berharap, para guru bisa pulang dengan membawa semangat baru. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk disebarkan kepada para siswa, agar visi mencetak generasi beriman, berilmu, dan beramal bisa terus terjaga di Balèn dan sekitarnya. (#)

Jurnalis Aulia Singa Zanki Penyunting Mohammad Nurfatoni