Feature

Merajut Kolaborasi: Ormas Semarang dan Pemerintah Satu Irama Membangun Kota

24
×

Merajut Kolaborasi: Ormas Semarang dan Pemerintah Satu Irama Membangun Kota

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti

Halalbihalal Forum Ormas Semarang jadi ajang memperkuat sinergi antara masyarakat sipil dan pemerintah. Wali Kota Agustina ajak ormas terlibat aktif dalam pembangunan kota yang lebih hebat.

Tagar.co – Semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sipil kian terasa dalam momen halalbihalal Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) bersama para pimpinan ormas se-Kota Semarang.

Bertempat di Gedung Moch. Ichsan Lantai 8, Kompleks Balai Kota Semarang, acara yang digelar Senin (14/4/25) itu menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan peran ormas dalam pembangunan daerah.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, hadir langsung dan menyampaikan apresiasinya kepada para pimpinan ormas yang selama ini aktif mengambil bagian dalam pembangunan kota. Ia menegaskan bahwa kemajuan Kota Semarang tidak bisa dilepaskan dari kontribusi masyarakat sipil.

“Semangat Semarang Semakin Hebat bukan sekadar slogan, tapi komitmen bersama agar kota ini terus berkembang ke arah yang lebih baik. Ormas punya peran penting di dalamnya,” ujarnya.

Wali Kota Agustina juga menekankan bahwa keberadaan ormas dapat mempercepat capaian program-program prioritas Pemkot, seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengelolaan lingkungan, terutama isu persampahan yang menjadi tantangan perkotaan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Hernowo, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang Agus Jete, serta sejumlah pejabat Pemkot Semarang. Kehadiran mereka menandai pentingnya pertemuan ini sebagai ajang konsolidasi antara pemerintah dan elemen masyarakat.

Ketua FKSB Kota Semarang, AM Jumai, dalam laporannya menggarisbawahi bahwa ormas adalah mitra aktif dan produktif bagi pemerintah daerah. Ia menuturkan bahwa masih banyak lini sosial yang belum terjangkau oleh layanan formal, dan di situlah ormas hadir sebagai jembatan antara kebutuhan warga dan solusi nyata.

“FKSB dan ormas-ormas lainnya memiliki program strategis yang dijalankan secara kolaboratif, seperti Kemah Pembauran, Ormas Expo, Ormas Award, Festival Budaya Ormas, pelatihan fundraising, hingga forum diskusi kelompok terarah (FGD),” jelas Jumai.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa banyak program ormas memiliki korelasi langsung dengan kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD). Hal ini membuka ruang luas untuk sinergi di berbagai bidang, mulai dari pendampingan sosial hingga penguatan kapasitas masyarakat.

Plt Kepala Badan Kesbangpol, Agus Jete, turut menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kemitraan tersebut. Ia menyebut bahwa sejumlah agenda besar telah disiapkan dalam waktu dekat, termasuk Festival Budaya Ormas, Ormas Expo, dan Kemah Pembauran Ormas yang bertujuan mempererat kebinekaan dan soliditas antarormas.

Acara Halalbihalal ditutup dengan ramah tamah dan salam-salaman antarpejabat dan pimpinan ormas. Suasana penuh kehangatan mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Sebuah langkah strategis menuju Kota Semarang yang semakin inklusif, partisipatif, dan berdaya saing. (#)

Jurnalis Dwi Taufan Hidayat Penyunting Mohammad Nurfatoni