Feature

Lazismu Aceh Singkil Bantu Banjir Aceh Tamiang, Ada Genset dan Peralatan Listrik

180
×

Lazismu Aceh Singkil Bantu Banjir Aceh Tamiang, Ada Genset dan Peralatan Listrik

Sebarkan artikel ini
Lazismu Aceh Singkil salurkan 8 ton bantuan kemanusiaan ke Aceh Tamiang. Selain paket bantuan umumnya, kali ini ada genset dan peralatan listrik guna menunjang kebutuhan darurat masyarakat terdampak
Lazismu Aceh Singkil salurkan 8 ton bantuan kemanusiaan ke Aceh Tamiang dengan mengerahkan 3 unit kendaraan operasional (Tagar.co/Rizki Maulizar)

Lazismu Aceh Singkil salurkan 8 ton bantuan kemanusiaan ke Aceh Tamiang. Selain paket bantuan umumnya, kali ini ada genset dan peralatan listrik guna menunjang kebutuhan darurat masyarakat terdampak

Tagar.co – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kantor Layanan (KL) Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil) menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. KL Lazismu ini menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (13/12/2025).

Aksi kemanusiaan ini merupakan respons cepat Lazismu KL Gunung Meriah atas musibah banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Aceh Tamiang beberapa waktu lalu. Bencana tersebut menyebabkan lumpuhnya aktivitas warga serta meningkatnya kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Ketua Lazismu KL Gunung Meriah Aceh Singkil sekaligus Ketua Tim Relawan, M. Muharry menegaskan, penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata empati dan kepedulian masyarakat Aceh Singkil kepada saudara-saudara mereka yang sedang diuji oleh musibah.

“Bencana tidak mengenal batas wilayah. Ketika Aceh Tamiang terluka, kami di Aceh Singkil ikut merasakannya. Bantuan ini bukan sekadar logistik, tetapi amanah kemanusiaan yang dihimpun dari hati masyarakat untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kami di lokasi bencana,” ungkapnya dengan penuh haru.

Baca Juga:  Amanah Mengelola Donasi dan Respon Bencana

Kerahkan 3 Kendaraan Operasional

Dia menjelaskan, Lazismu hadir tidak hanya sebagai lembaga penghimpun dana, tetapi juga sebagai jembatan kepedulian yang menghubungkan tangan-tangan kebaikan para dermawan dengan masyarakat yang membutuhkan uluran bantuan secara cepat dan tepat.

“Donasi yang dihimpun dalam aksi kemanusiaan ini tidak hanya berasal dari masyarakat Aceh Singkil, tetapi juga datang dari para dermawan di luar Pulau Sumatra. Ini sebagai bentuk kepedulian lintas daerah terhadap korban bencana di Aceh Tamiang,” jelasnya.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan difokuskan pada kebutuhan mendesak pascabencana. Bantuan yang disalurkan meliputi air mineral, sembako, obat-obatan, masker, sepatu boot, peralatan mandi, peralatan kebersihan, peralatan dapur, serta genset dan peralatan listrik guna menunjang kebutuhan darurat masyarakat.

“Total bobot bantuan yang diberangkatkan mencapai sekitar 8 ton. Dalam misi kemanusiaan ini, Lazismu KL Gunung Meriah mengerahkan 3 unit kendaraan operasional, yang disumbangkan secara sukarela oleh Bapak M. Ihsan, Zulkifli Zain, dan Fauzan Azim, guna memastikan bantuan dapat sampai ke lokasi terdampak dengan aman dan tepat waktu,” paparnya.

Baca Juga:  RSMAD dan Lazismu Tebar Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Desa Kanyoran

Solidaritas Lintas Daerah

Sebanyak 9 personel relawan diterjunkan langsung ke lokasi terdampak, yakni M. Muharry (Ketua Tim), Zulkifli Zain, Fauzan Azim, Hamdani, Ari Dharma, Zikra Arrasyadi, Muammar Fitri Hadi, Herwinsyah Berutu, dan Marwan.

Prosesi pelepasan tim relawan dipimpin oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gunung Meriah H. Ridhwan Zar, S.Pd., M.Pd. Didampingi oleh Ir. Sabarudin Gajah, Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PCM Gunung Meriah.

Kegiatan pelepasan dilaksanakan di halaman Kantor Lazismu KL Gunung Meriah, Jalan Cut Meutia, Tulaan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.

“Melalui aksi kemanusiaan ini, Lazismu KL Gunung Meriah Aceh Singkil berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang. Sekaligus meneguhkan nilai solidaritas, kepedulian, dan persaudaraan lintas wilayah di Provinsi Aceh,” tuturnya. (#)

Jurnalis Rizki Maulizar. Penyunting Sugiran.