Feature

Ketika Sains Bertemu Seni: Smamda Tekan MoU dengan Changhua Art High School

26
×

Ketika Sains Bertemu Seni: Smamda Tekan MoU dengan Changhua Art High School

Sebarkan artikel ini
Ping Fang Jiang (baju putih)Kepala Sekolah Changhua Art High School saat menandatangani MoU Rabu (20/08/2025) bersama perwakilan Smamda Sidoarjo (Tagar.co/Khoirul Umam)

Dari ruang teater Changhua Art High School di Taiwan, Smamda Sidoarjo menandatangani MoU yang membuka jalan kolaborasi seni, budaya, dan pendidikan kreatif. Tiga puluh enam siswa ICP menjadi saksi bagaimana sains dan seni berpadu, melahirkan pengalaman belajar lintas batas.

Tagar.co – Cahaya lembut lampu teater di Changhua Art High School, Taiwan, Selasa (20/8/2025), menjadi saksi lahirnya sebuah perjanjian bersejarah. SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sekolah seni ternama itu.

Bukan sekadar hitam di atas putih, kesepakatan ini menautkan dua dunia: sains dan seni, teknologi dan budaya, pengetahuan dan rasa.

Sebanyak 36 siswa International Class Program (ICP) Smamda yang tengah mengikuti Summer Camp di Dayeh University hadir menyaksikan. Mereka didampingi lima guru pendamping, duduk berjejer dengan mata berbinar, seolah menyadari bahwa jarak ribuan kilometer tak mampu menghalangi semangat untuk belajar lintas batas.

Baca juga: Panorama Indah Sun Moon Lake, Pelajaran Hidup bagi Peserta Summer Camp

Kepala Changhua Art High School, Ping-Fang Jiang, menyambut dengan senyum hangat. “Kami sangat senang dapat bermitra dengan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Semoga MoU ini menjadi awal kolaborasi yang memperkaya kedua belah pihak, khususnya dalam pengembangan seni, budaya, dan pendidikan kreatif,” ucapnya, suaranya bergema lembut di ruang teater yang syahdu.

Baca Juga:  Atlet Panjat Tebing Indonesia Pecahkan Rekor Asia 6,078 Detik di Tiongkok

Dari pihak Smamda, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Naimul Hajar membubuhkan tanda tangan dengan tatap penuh keyakinan. “Kolaborasi ini bukan hanya tentang bertukar pengetahuan, tetapi juga membuka cakrawala baru bagi siswa kami untuk mengenal dunia seni yang lebih luas,” tuturnya.

Kesepakatan itu mencakup kerja sama dalam seni rupa, musik, teater, hingga desain kreatif. Ada pula rencana pertukaran pelajar dan program bersama yang menumbuhkan keterampilan abad ke-21.

Selepas penandatanganan, rombongan siswa diajak berkeliling galeri seni. Langkah kecil mereka menyusuri lorong-lorong penuh kanvas yang bercerita tanpa kata.

“Saya sangat terinspirasi melihat karya seni di sini. Cara mereka belajar seni benar-benar serius dan mendalam,” ungkap Muhammad Arsyad Adli Sahwan, matanya tak lepas dari deretan lukisan.

Khoirul Umam, salah satu guru pendamping, menambahkan, “Kesempatan seperti ini akan memberi warna baru dalam pembelajaran di Smamda, terutama dalam pengembangan kreativitas siswa.”

Di balik senyum para peserta, tersimpan keyakinan bahwa dari sebuah teater sederhana di Taiwan, jalan baru telah terbuka. Jalan di mana sains berpadu dengan seni, dan pendidikan tak lagi sekadar hafalan—melainkan pengalaman yang hidup, menyentuh ruang dan rasa. (#)

Baca Juga:  Ribuan Peserta Bakal Padati Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo, Ini Susunan Acaranya

Jurnalis Naimul Hajar Penyunting Mohammad Nurfatoni