Feature

Guru Smamda Torehkan Prestasi Internasional, Terpilih sebagai Peserta Program Guru Unggul Korea–Indonesia

30
×

Guru Smamda Torehkan Prestasi Internasional, Terpilih sebagai Peserta Program Guru Unggul Korea–Indonesia

Sebarkan artikel ini
Ernawati Kristinningrum (kedua dari kanan) saat mengikuti On-Site Training Senin (13/10/2025) di Ra Premiere Cilandak Jakarta Selatan (Tagar.co/Naimul Hajar)

Ernawati Kristinningrum, S.T., M.Pd., guru inovatif dari SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, terpilih mewakili Indonesia dalam program bergengsi Korea–Indonesia Lead Teacher ICT-based Competency (KLIC). Ia menjadi satu dari 25 guru terbaik Indonesia yang akan belajar teknologi pendidikan berbasis AI di Korea Selatan.

Tagar.co – Angin prestasi kembali berembus dari SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo. Satu nama kembali mengharumkan sekolah tersebut: Ernawati Kristinningrum, S.T., M.Pd.

Ia terpilih mengikuti program internasional Korea–Indonesia Lead Teacher ICT-based Competency (KLIC), kolaborasi antara Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Pemerintah Provinsi Gangwon, Korea Selatan.

Baca juga: Disertasi Risk Management Antarkan Wiwik Sulistiyowati Menjadi Doktor

Program bergengsi bertema “Small Click to Bigger CLICK” ini telah menjadi jembatan kolaborasi pendidikan sejak 2020. Tahun 2025 menjadi babak baru perjalanan itu, ketika hanya 25 guru terbaik dari seluruh Indonesia—dari jenjang SMP, SMA, hingga SMK—terpilih untuk menapaki negeri yang dikenal dengan kemajuan teknologi dan keindahan musim gugurnya.

Baca Juga:  Salat Id di PRM Bajang Diikuti Ratusan Jemaah, Khotbah Soroti Konsistensi Usai Ramadan

Sebelum terbang ke Korea, para peserta menjalani pelatihan intensif di Hotel Millenium, Jakarta, pada 3–8 Agustus 2025. Pelatihan ini menjadi bekal menghadapi tantangan lintas budaya dan pembelajaran berbasis teknologi global.

Lolos Seleksi Ketat berkat Bahasa Inggris dan Inovasi Digital

Dari ratusan pelamar yang mengirimkan ide dan inovasi pembelajaran digital, hanya segelintir yang berhasil menembus tahap akhir. Kriteria seleksi meliputi penguasaan bahasa Inggris, kemampuan berpikir kreatif, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran.

Ernawati, guru berprestasi dari Smamda, menjadi salah satu yang lolos berkat dedikasi dan kerja kerasnya. “Saya terus belajar agar pembelajaran digital di sekolah bisa memberi manfaat luas bagi siswa. Alhamdulillah, usaha itu berbuah kesempatan ini,” ujarnya dengan penuh syukur.

Menjelang keberangkatannya ke Korea Selatan pada Selasa malam, 14 Oktober 2025, Ernawati lebih dahulu mengikuti On-site Training di Jakarta Selatan. Selama tujuh hari di negeri Ginseng, ia akan terlibat dalam workshop, observasi sekolah, dan praktik kolaboratif bersama para pendidik Korea.

Baca Juga:  Sepuluh Stan Kantin Smamda Sidoarjo Kantongi Sertifikat Halal BPJPH

Belajar AI dan Gamifikasi untuk Masa Depan Pendidikan

Tahun ini, fokus pelatihan KLIC diarahkan pada tema masa depan pendidikan: pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (AI) in Education, gamifikasi pembelajaran, serta integrasi teknologi digital mutakhir dalam kelas. Para peserta ditantang untuk merancang pembelajaran kreatif yang dapat meningkatkan kualitas interaksi guru dan siswa.

“Dunia pendidikan bergerak sangat cepat. Kita harus siap beradaptasi dan berinovasi,” tutur Ernawati. “Saya ingin membawa pulang ilmu baru untuk dikembangkan di Smamda, terutama dalam bidang AI dan pembelajaran interaktif.”

Klik Kecil Menuju Gerbang Dunia

Sebelum berangkat, Ernawati sempat berbagi semangat dalam kegiatan diseminasi internal di Smamda, Sabtu (11/10/2025). Di hadapan rekan-rekan guru, ia berpamitan dengan mata berbinar,

“Saya sekalian pamit, Bapak Ibu. Mohon doanya, saya akan berangkat ke Korea Selatan.”

Kisah Ernawati bukan hanya tentang keberangkatan menuju pelatihan internasional, tetapi tentang keberanian seorang guru menembus batas geografis dan intelektual.

Langkahnya menjadi inspirasi bagi para pendidik lain di Smamda—bahwa setiap small click dalam upaya belajar, bisa menjadi big click yang membuka gerbang dunia. (#)

Baca Juga:  Smamda Sidoarjo Bagikan Zakat dan Parsel Lebaran kepada Warga

Jurnalis Naimul Hajar Penyunting Mohammad Nurfatoni