Feature

Darusama, Tradisi Bulanan Siswa SD Muhammadiyah 1 Kebomas untuk Membumikan Al-Qur’an

21
×

Darusama, Tradisi Bulanan Siswa SD Muhammadiyah 1 Kebomas untuk Membumikan Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Darusama SD Muhammadiyah 1 Kebomas ( Tagar.co/Bellah Iasyah Meylindah)

Di atas karpet hijau Masjid At-Taqwa, siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Kebomas duduk melingkar, bergiliran membaca ayat-ayat suci. Darusama menjadi rutinitas bulanan yang tak sekadar memperbaiki bacaan, tapi juga menanamkan akhlak mulia sejak dini.

Tagar.co – Jumat siang 8 Agustus 2025, deretan anak berseragam muslim dan muslimah duduk melingkar di atas karpet hijau bermotif di dalam Masjid At-Taqwa.

Di salah satu sudut, seorang guru perempuan berjilbab biru tengah membimbing tiga siswi dan dua siswa yang memegang mushaf, bergiliran membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan suara pelan namun teratur.

Di belakang mereka, kelompok-kelompok kecil lain juga khusyuk mengikuti giliran membaca, dipandu guru masing-masing.

Itulah pemandangan Darusama—akronim dari Tadarus Bersama—agenda rutin bulanan SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri), Gresik, Jawa Timur,  yang diikuti siswa kelas IV, V, dan VI setiap pekan kedua. Kegiatan ini bertujuan membiasakan siswa membaca Al-Qur’an secara berjemaah sekaligus menanamkan karakter religius sejak dini.

Baca juga: Warna-warni Penyambutan Juri LLSMS di SD Muri Gresik: Dari Drumben hingga Batik Giri

Baca Juga:  Empat Pos Esmalik Uji Ibadah dan Kekompakan Siswa SD Muri

Kepala SD Muhammadiyah 1 Kebomas, Riza Agustina Wahyu Setyawati, M.Pd., menegaskan bahwa Darusama bukan sekadar ajang memperbaiki bacaan.

“Tadarus rutin ini kami jadikan sebagai salah satu program pembiasaan yang mendukung visi sekolah dalam membentuk generasi berakhlak mulia dan cinta Al-Qur’an,” ujarnya.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan surah Ar-Rahman bersama-sama, lalu dilanjutkan tadarus per kelompok dengan bimbingan guru. Salah satu siswi kelas IV, Azzahwa Qurota A’yun, mengaku senang bisa ikut.

“Senang bisa baca Al-Qur’an bareng, jadi lebih semangat dan bisa belajar dari teman juga,” katanya.

Lewat program ini, sekolah berharap siswa tidak hanya lancar membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menghidupkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Darusama pun dipastikan akan terus menjadi bagian dari tradisi positif sekolah.

Jurnalis Bellah Iasyah Meylindah Penyunting Mohammad Nurfatoni