Feature

CPNS Kemendikdasmen Dibekali Nilai RAMAH dan SANTUN

46
×

CPNS Kemendikdasmen Dibekali Nilai RAMAH dan SANTUN

Sebarkan artikel ini
Mendikdasmen Abdul Mu’ti didampingi Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti meneganakan ID card peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemendikdasmen tahun 2025. (Foto Biro Komunikasi dan Humas, Sekretariat Jenderal Kemendikdasmen)

CPNS 2025 di lingkungan Kemendikdasmen resmi memulai pelatihan dasar. Mereka dibekali nilai RAMAH dan SANTUN agar siap menjadi ASN muda yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

Tagar.co – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kemendikdasmen untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dasar dan menengah, sejalan dengan komitmen mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memberikan pesan tegas kepada para peserta.

“Kehadiran para peserta di lingkungan birokrasi juga menjadi penanda munculnya tantangan baru. Dunia yang terus berubah cepat, perkembangan teknologi yang pesat, serta meningkatnya tuntutan masyarakat menuntut ASN untuk terus beradaptasi,” ungkapnya di Depok, Sabtu (4/10/25).

Baca juga: Abdul Mu’ti Luncurkan Portal Kemendikdasmen, Simbol Reformasi Birokrasi Pendidikan

Abdul Mu’ti menekankan pentingnya Program Induksi sebagai langkah awal menciptakan pegawai Kemendikdasmen yang RAMAH dan SANTUN, sesuai dengan budaya kerja di kementerian.

Baca Juga:  Tinjau Hari Pertama TKA SMP, Mendikdasmen Tekankan “Jujur dan Gembira”

RAMAH merupakan akronim dari Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis. Sedangkan SANTUN adalah singkatan dari Setia, Amanah, Negarawan, Teladan, Unggul, dan Ngemong.

Latsar CPNS dipandang sebagai tahapan krusial dalam membentuk PNS yang berintegritas, profesional, dan berkomitmen pada nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada kesempatan ini, Biro Orgnaisasi dan sumber Daya Manusia (OSDM) Kemendikdasmen bekerja sama dengan Dunamis menghadirkan kegiatan Induksi untuk memperkuat nilai-nilai dasar serta budaya kerja di lingkungan kementerian. Sebagai bagian dari rangkaian acara, Mendikdasmen juga melakukan penyematan tanda pengenal kepada perwakilan peserta.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti dalam Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025 di Bogor, Sabtu (4/10/25) (Foto Biro Komunikasi dan Humas, Sekretariat Jenderal Kemendikdasmen)

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan harapannya agar para peserta dapat memahami peran strategis ASN sebagai pelayan publik. “Kami berharap peserta mampu berkontribusi optimal dalam mendukung transformasi pendidikan dasar dan menengah di Indonesia,” ujarnya.

Program Induksi Kemendikdasmen sendiri dirancang untuk membantu pegawai baru beradaptasi dengan lingkungan kerja sekaligus meningkatkan profesionalisme.

Kegiatannya meliputi orientasi, pelatihan di tempat kerja, pengembangan kompetensi, serta praktik pemecahan masalah. Tujuan akhirnya adalah menumbuhkan budaya profesionalisme kerja sebagai bekal dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. (#)

Baca Juga:  Tinjau Hari Pertama TKA SMP, Mendikdasmen Tekankan “Jujur dan Gembira”

Penyunting Mohammad Nurfatoni