
Lek pean tuku mente trasi karo tomat
ojo lali tuku pelem coklat lan serabi
Lek pean ngaku umate Nabi Muhammad
kudu gelem nglakoni salat lan sunah Nabi
Oleh Ustaz Soedjono, M.Pd; Dai Segudang Parikan
Tagar.co – Sebagai umat Nabi Muhammad Saw., kita tidak cukup hanya mengaku sebagai pengikut beliau, tetapi juga wajib meneladani dan melaksanakan ajaran beliau.
Salah satunya dengan menjaga salat dan menghidupkan sunah-sunahnya. Allah Swt. sendiri telah menegaskan dalam Al-Qur’an tentang kedudukan Nabi yang begitu mulia.
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Al-Ahzab: 56)
Baca juga: Meneladan Akhlak Nabi: Resep Hidup Berkah dan Selamat
Doa
Setelah kita merenungi pesan Al-Qur’an tentang keutamaan bersalawat kepada Nabi, sudah sepatutnya kita memohon kepada Allah Swt. agar diberi kekuatan untuk meneladani beliau dalam setiap aspek kehidupan.
Dengan doa, kita berharap hati semakin teguh, langkah semakin terarah, dan cinta kepada Rasulullah Saw. semakin nyata dalam perbuatan.
“Ya Allah, ya Rabb, alhamdulillah Engkau telah mengaruniakan kepada kami figur mulia, Sang Revolusioner Sejati, Nabi Muhammad Saw. Beliau yang membimbing kami dari kegelapan menuju cahaya, dari kebodohan menuju ilmu, dari kesesatan menuju jalan-Mu yang lurus. Jadikanlah kami pengikut setia beliau dalam bersikap, bertutur kata, dan beramal dalam kehidupan sehari-hari. Amin.”
Mari kita hidupkan malam dengan salat tahajud dan sampikan salam pada Nabi Muhammad Saw.: Allahummasalli ala Muhammad waala ali Muhammad.
Penyunting Mohammad Nurfatoni












