Feature

Banjir di Mempawah, Menko PMK Kunjungi Pengungsi

19
×

Banjir di Mempawah, Menko PMK Kunjungi Pengungsi

Sebarkan artikel ini
Banjir di Mempawah, Kalimantan Barat, menyebabkan banyak penduduk mengungsi. Menko PMK Pratikno mengunjungi lokasi pengungsi
Menko PMK Pratikno berdialog dengan pengungsi lansia di posko kesehatan Kabupaten Mempawah Kalbar.

Sungai Mempawah meluber ke permukiman. Lima kecamatan tergenang banjir. Sejak 24 Januari Pemkab Mempawah telah menetapkan Status Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor.

Tagar.co  – Banjir di Mempawah, Kalimantan Barat, menyebabkan banyak penduduk mengungsi. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengunjungi lokasi pengungsi, Kamis (30/1/2025).

Bencana banjir akibat hujan deras sejak awal Januari. Pada Jumat (24/1/2025) sungai Mempawah meluber ke permukiman. Lima kecamatan tergenang banjir. Sejak itu Pemkab Mempawah telah menetapkan Status Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor.

Sejumlah langkah telah diambil oleh pemerintah, antara lain membentuk posko penanganan bencana di ibukota kabupaten dan setiap desa. Juga menyiapkan dapur umum dan sarana prasarana evakuasi seperti perahu, sembako, selimut, makanan siap saji, dan pompa alkon.

Pemerintah juga melakukan evakuasi warga, terutama kelompok rentan, dan membentuk posko kesehatan untuk layanan kesehatan keliling. Penanganan medis lebih serius disiapkan dengan rujukan ke RSUD dr. Rubini Mempawah.

Menko PMK Pratikno memastikan pemerintah terus berupaya membantu masyarakat terdampak banjir di Mempawah dalam tahap tanggap darurat maupun pemulihan pascabencana.

“Kita melakukan peninjauan untuk bertemu dengan para pengungsi korban banjir di Kabupaten Mempawah. Dalam tahap tanggap penanganan bencana ini, semaksimal mungkin kita membantu masyarakat, meringankan beban masyarakat,” ujar Pratikno.

Menko PMK menegaskan bahwa BNPB, bersama pemerintah daerah dan relawan, telah bekerja maksimal dalam membantu para pengungsi. Ia menambahkan bahwa sinergi yang terjalin antara berbagai pihak sangat penting dalam menghadapi bencana seperti ini.

“BNPB sudah bekerja maksimal, membantu pemerintah daerah, dan juga para relawan untuk meringankan beban masyarakat, terutama di daerah-daerah pengungsi,” katanya.

Saat mengunjungi lokasi, Menko PMK turut berdialog dengan warga untuk mendengar langsung kebutuhan serta harapan mereka.

Pratikno menegaskan, pemerintah berkomitmen untuk terus menyiapkan langkah-langkah jangka panjang seperti melakukan kajian mendalam dengan ahli untuk meneliti struktur komposisi tanah dan wilayah pada daerah agar risiko bencana dapat dikurangi.

“Dalam jangka waktu penanganan pasca bencana, kita akan sepenuhnya membantu masyarakat dan menyiapkan agar bencana di masa depan itu semakin berkurang,” ungkap Pratikno.

Turut mendampingi dalam kunjungan banjir di Mempawah ini Kepala BNPB Suharyanto, Pj. Gubernur Kalimantan Barat Harisson, Staf Ahli Bidang Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya Sorni Paskah Daeli, Pj. Wali Kota Mempawah Ismail, serta jajaran Forkopimda di Kalimantan Barat. (#)

Penyunting Sugeng Purwanto