
Pelaksanaan ujian di SMP Muhammadiyah Boarding School Pringkuku berlangsung tertib dan kondusif, mencerminkan integritas tinggi dalam evaluasi pembelajaran, didukung disiplin siswa, kesiapan panitia, serta pengawasan ketat yang memastikan proses berjalan jujur dan berkualitas.
Tagar.co – Pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) kelas 9 di SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Pringkuku, Pacitan, Jawa Timur, berlangsung dengan tertib, disiplin, dan kondusif.
Monitoring langsung dari Kantir Kementerian Agama Kabupaten Pacitan menjadi penegas bahwa ujian berjalan sesuai prosedur serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kualitas.
Baca juga: Dari Kelas ke Sawah: Siswa SMP MBS Pringkuku Belajar Bertani
Pengawasan dilakukan oleh Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), Kun Winarni. Kehadirannya disambut hangat oleh Kepala SMP MBS Pringkuku, Hadi Sovi’in, bersama jajaran guru.
Dalam kunjungannya, Kun Winarni meninjau langsung beberapa ruang ujian guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan. Ia juga memeriksa kelengkapan administrasi serta berdialog dengan panitia dan pengawas ruang untuk memastikan seluruh tahapan berjalan optimal.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa proses ujian berlangsung lancar. Para siswa mengikuti ujian dengan penuh disiplin, sementara suasana yang tertib turut mendukung kelancaran pelaksanaan SAS.
“Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur, jujur, dan bermartabat. Alhamdulillah, pelaksanaan di SMP Muhammadiyah Boarding School Pringkuku sudah sangat baik,” ujar Kun Winarni.
Ia menegaskan bahwa ketertiban pelaksanaan ujian menjadi indikator penting dalam menjaga integritas proses evaluasi pembelajaran di sekolah.
Sementara itu, Kepala Sekolah Hadi Sovi’in menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan dari Kemenag Pacitan. Menurutnya, monitoring tersebut menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
“Kehadiran pengawas menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, terutama dalam menanamkan nilai kejujuran dan karakter Islami kepada siswa,” ungkapnya.
Pelaksanaan SAS kelas 9 sendiri merupakan tahap krusial bagi siswa sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Hasil ujian diharapkan mampu merefleksikan capaian belajar selama tiga tahun.
Pihak sekolah juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas evaluasi, baik dari sisi teknis pelaksanaan maupun nilai-nilai karakter yang ditanamkan kepada peserta didik.
Selain meninjau ruang ujian, pengawas turut memastikan seluruh prosedur administrasi berjalan sesuai standar. Koordinasi antara panitia, pengawas, dan pihak sekolah dinilai efektif, tanpa kendala berarti selama ujian berlangsung.
Kegiatan monitoring ini sekaligus menjadi bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan Kemenag dalam menjaga mutu pendidikan agama.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta doa, dengan harapan seluruh siswa diberikan kemudahan dalam mengerjakan ujian dan memperoleh hasil terbaik. (#)
Jurnalsi Edi Susanto Penyunting Mohammad Nurfatoni












