Feature

73 GTK Ikuti Baitul Arqam PCM Balen, Perkuat Kompetensi dan Pemahaman Tarjih

59
×

73 GTK Ikuti Baitul Arqam PCM Balen, Perkuat Kompetensi dan Pemahaman Tarjih

Sebarkan artikel ini
Ketua PCM Balen, Ahmad Malik, S.Ag. memberikan sambutan arahan sekaligus membuka kegiatan Baitul Arqam bagi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan PCM Balen, Ahad (1/3/2026). (Tagar.co/Ansorul Hakim)

Sebanyak 73 guru dan tenaga kependidikan AUM Balen mengikuti Baitul Arqam di MIM 7 Kenep. Kegiatan ini meneguhkan integritas, pemahaman Tarjih, dan semangat kerja guru Muhammadiyah.

Tagar.co — Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Balen, Bojonegoro, Jawa Timur,  menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan (GTK) di lingkungan AUM pendidikan, Ahad (1/3/26).

Kegiatan yang berlangsung di Aula MIM 7 Kenep ini diikuti oleh 73 peserta dari MAM 4 Balen, SMPM 4 Balen, MIM 7 Kenep, MIM 8 Bulu, dan MIM 15 Penganten.

Baca juga: Pembinaan Guru Muhammadiyah PCM Balen: Integritas dan Profesionalitas Jadi Kunci

Sejak awal, suasana kegiatan terasa istimewa. Pembukaan dipandu dua siswa kelas VI, Haura Khadziya Sayyida Rokhim dan AA Ilma Nur Mazaya, yang tampil sebagai MC dwibahasa (Indonesia–Inggris) dengan penyampaian lugas dan jelas.

Pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surah An-Naba’, dilantunkan merdu oleh Affan Febriansyah (kelas VI), menambah kekhidmatan acara. Selanjutnya, lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah dinyanyikan penuh semangat di bawah arahan dirigen Pavita Alya Az-Zahra (kelas VI).

Baca Juga:  Idulfitri Berlalu, Momentum Menjaga Spirit Ibadah
Dua siswa kelas VI, Haura Khadziya Sayyida Rokhim dan AA Ilma Nur Mazaya, bertugas sebagai MC dwibahasa (Indonesia–Inggris) pada pembukaan Baitul Arqam Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Balen di Aula MIM 7 Kenep, Ahad (1/3/2026). Penampilan keduanya berlangsung lugas, percaya diri, dan menambah kekhidmatan acara. (Tagar.co/Ansorul Hakim)

Program Strategis

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Balen, Drs. Yusuf Effendi, M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa Baitul Arqam merupakan program strategis untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai kelanjutan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Ia menjelaskan bahwa penguatan kompetensi meliputi integritas, profesionalitas, serta pelatihan berkelanjutan.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadan sekaligus penguatan karakter bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan,” ujarnya.

Yusuf Effendi menambahkan, pengelolaan anggaran kegiatan bersumber dari iuran rutin masing-masing lembaga dengan prinsip dari, oleh, dan untuk guru serta tenaga kependidikan di PCM Balen.

Menurutnya kegiatan ini bukan hanya forum penguatan kompetensi, tetapi juga wadah konsolidasi ide, refleksi, dan penguatan spiritualitas guru demi mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan dan berdampak luas bagi umat.

PCM Balen bersama Majelis Dikdasmen dan PNF berfoto dengan peserta Baitul Arqam bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan AUM Muhammadiyah se-Cabang Balen di Aula MIM 7 Kenep, Sabtu (1/3/2026). 

Empat Karakter Guru Muhammadiyah

Sambutan pembukaan disampaikan Ketua PCM Balen, Ahmad Malik, S.Ag. Ia menekankan bahwa kebahagiaan merupakan prasyarat penting agar guru mampu menjalankan tugas secara optimal.

Ia mencontohkan teladan pendiri Muhammadiyah, K.H. Ahmad Dahlan, yang selalu berpenampilan rapi dan profesional sehingga mampu menarik simpati peserta didik, termasuk dari kalangan sekolah Belanda pada masanya.

Baca Juga:  Puasa dan Seni Mengelola Emosi

Ahmad Malik menguraikan empat karakter utama guru Muhammadiyah, yaitu good performance (penampilan profesional), good personality (kepribadian teladan), disiplin dan konsisten, serta good religius (penguasaan ilmu keagamaan yang baik).

Selain itu, guru juga dituntut memiliki good job spirit—semangat kerja tinggi yang disertai evaluasi dan refleksi rutin terhadap program sekolah. Ia pun mengajak seluruh guru memberikan dukungan penuh kepada kepala sekolah demi kelancaran implementasi program pendidikan.

Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Balen memberikan penghargaan kepada kepala sekolah berprestasi. Suprapto, M.Pd. (kedua dri kanan) dan Moch. Nur Rohman, S.Ag. (ketiga dari kanan )menerima apresiasi atas capaian kinerja mereka dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah. (Tagar.co/Ansorul Hakim)

Apresiasi Kepala Sekolah Berprestasi

Pada sesi berikutnya, Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Balen memberikan penghargaan kepada kepala sekolah berprestasi:

  • Suprapto, M.Pd., Kepala MIM 7 Kenep Balen — Juara 3 Kepala Sekolah Berprestasi jenjang MI pada Anugerah GTK Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Timur 2024.

  • Moch. Nur Rohman, S.Ag., Kepala MIM 8 Bulu Balen — Juara 2 Kepala Madrasah Berprestasi tingkat Kabupaten.

Penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat inovasi dan peningkatan mutu layanan pendidikan Muhammadiyah.

Bedah HPT

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan Bedah HPT Jilid III dan Tuntunan Ibadah Menurut Tarjih Muhammadiyah yang diasuh Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Bojonegoro, Ustaz Luqman Hakim, Lc., M.A.

Baca Juga:  Lima Langkah Mengatasi Anak Malas Belajar hingga Bullying

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan produk-produk hukum Muhammadiyah, seperti Himpunan Putusan Tarjih, Tanya Jawab Agama, dan Fatwa Majelis Tarjih.

Peserta juga mendapat penguatan pemahaman mengenai lima kategori masalah agama dalam Muhammadiyah, yakni agama, ibadah, dunia, sabilillah, dan ijtihad.

Materi kemudian diperdalam melalui praktik tuntunan ibadah menurut Tarjih Muhammadiyah, khususnya tata cara wudu dan salat, yang disampaikan secara sistematis dan aplikatif. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi. (#)

Jurnalis Ansorul Hakim dan Aulia Singa Zanki | Penyunting Mohammad Nurfatoni