Feature

Membuat Gantungan Kunci Makrame, Merajut Kedekatan Sekolah dan Wali Murid

47
×

Membuat Gantungan Kunci Makrame, Merajut Kedekatan Sekolah dan Wali Murid

Sebarkan artikel ini
Wali murid Prasekolah SD Muhammadiyah Kompleks Gresik mengasah keterampilan hidup melalui pembuatan gantungan kunci makrame yang bernilai estetika serta peluang wirausaha kreatif di Aula Sang Surya.
Para wali murid prasekolah SD Mugres Kampus A memamerkan hasil karya Kemara. (Tagar.co/Syifaul F. Sukmasari)

Wali murid SD Muhammadiyah Kompleks Gresik mengasah keterampilan hidup melalui pembuatan gantungan kunci makrame yang bernilai estetika serta peluang wirausaha kreatif di Aula Sang Surya.

Tagar.co — Jemari lentik para ibu itu bergerak lincah. Benang-benang warna-warni mulai saling mengunci, membentuk pola-pola cantik di bawah sinar lampu Aula Sang Surya. Begitulah suasana pada Jumat, 6 Februari 2026, di SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A. Ketika anak-anak mereka tengah asyik menyelami kegiatan prasekolah, para wali murid justru sedang berjibaku dengan tali-tali makrame.

​Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Prasekolah yang telah memasuki pertemuan keempat dari total sepuluh pertemuan yang direncanakan. Kali ini, sekolah mengusung tema “Kemara” atau Keychain Macrame Bernilai Karya. Bukan sekadar mengisi waktu luang, kegiatan life skill (kemahiran hidup) ini bertujuan mengubah seutas tali menjadi barang yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomis.

Guru SD Mugres Kampus A sekaligus tutor dalam kegiatan ini, Indah Kurnia Safitri, S.Pd., menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengasah keterampilan sekaligus memberikan ide inovatif kepada wali murid untuk berkarya di rumah.

Baca Juga:  Karakter Ditempa, Dua Hari Menjadi Tangguh di Most Camp 2026

“Dengan adanya kegiatan ini, harapannya dapat menjadi ruang kreatif bagi para wali murid. Karena bukan hanya sekadar belajar teknik simpul-menyimpul, tetapi juga menggali potensi wali murid yang nantinya bisa dikembangkan menjadi ide berwirausaha,” ujar Indah.

Kegiatan ini mereka mulai dengan membagi wali murid ke dalam 10 kelompok. Pada masing-masing kelompok telah tersedia bahan dan alat yang mereka perlukan untuk membuat gantungan kunci. Perwakilan murid kelas V SD Mugres turut mendampingi.

Baca Juga: Lomba Mewarnai Meriahkan Mugres Fest

Wali murid Prasekolah SD Muhammadiyah Kompleks Gresik mengasah keterampilan hidup melalui pembuatan gantungan kunci makrame yang bernilai estetika serta peluang wirausaha kreatif di Aula Sang Surya.
Wali murid SD Mugres Kampus A membuat gantungan kunci makrame dengan pendampingan siswa Mugres. (Tagar.co/Syifaul F. Sukmasari)

Teknik Pembuatan

Sebelum praktik berlangsung, wali murid terlebih dahulu berkenalan dengan berbagai alat dan bahan yang akan mereka gunakan untuk membuat keychain makrame. Adapun bahan dan alat tersebut meliputi tiga utas tali makrame dengan panjang dan warna berbeda, gantungan kunci, manik-manik, lem, lakban, tusuk gigi, serta plastik ziplock sebagai kemasan.

Di hadapan para wali murid, Indah menjelaskan langkah-langkah menyimpul makrame secara bertahap dan mudah mereka pahami. Setiap langkah Indah jelaskan secara rinci sehingga wali murid dapat mengikuti proses pembuatan dengan baik.

Baca Juga:  Program Unggulan Nasyiah Gresik Menggema di Gedoeng Moehammadijah

Adapun cara pembuatannya, pertama ambil satu utas tali makrame ukuran sedang. Kemudian, kaitkan pada gantungan kunci, lalu ukur hingga kedua ujung tali sama panjang.

Selanjutnya, tempelkan gantungan kunci pada perekat (lakban). Ambil satu utas tali makrame ukuran panjang dan kaitkan pada gantungan kunci di atas tali ukuran sedang. Kemudian mulai membentuk simpul dengan kombinasi simpul ganda (square knot) dengan variasi pola zigzag (kanan-kiri).

Setelah itu, ambil satu utas tali makrame ukuran kecil dan bentuk menjadi pita. Pada setiap ujung tali makrame diberikan simpul mati, kemudian dirapikan dengan memotong sisa tali. Tempelkan pita yang telah dibentuk sebagai hiasan, dan terakhir gantungan kunci siap dikemas dalam plastik ziplock.

Baca Juga: Pesilat Cilik Tapak Suci SD Mugres Memukau Panggung FFU

Wali murid Prasekolah SD Muhammadiyah Kompleks Gresik mengasah keterampilan hidup melalui pembuatan gantungan kunci makrame yang bernilai estetika serta peluang wirausaha kreatif di Aula Sang Surya.Para wali murid prasekolah SD Mugres Kampus A memamerkan hasil karya Kemara. (Tagar.co/Syifaul F. Sukmasari)

Membangun Kedekatan

Para wali murid tampak antusias mengikuti arahan. Meskipun beberapa wali murid mengalami kesulitan, Indah dengan sabar mendampingi dan memberikan bimbingan langsung, sehingga suasana kegiatan terasa nyaman dan menyenangkan.

Baca Juga:  Buah Kesabaran, Tangan Mungil Sukses Mengukir Mawar dari Tomat

“Saya sangat tersentuh melihat semangat wali murid Prasekolah. Melihat mereka mulai membuat simpul makrame dan merangkainya menjadi sebuah karya. Mereka terlihat fokus dan ceria, sehingga dapat memicu kemandirian kreatif bagi orang tua,” imbuh Indah.

Indah juga menambahkan respons positifnya, “Acara seperti ini perlu sering diselenggarakan. Selain menjalin bonding dengan orang tua, juga dapat menunjukkan kualitas guru dan murid SD Mugres.”

Rangkaian kegiatan life skill Kemara ini mendapat antusiasme tinggi dari para wali murid. Mereka mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, bahkan tak sedikit yang mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut.

Salah satu wali murid, Bunda Maryam, menyampaikan, kegiatan life skill ini tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga pemahaman terhadap proses pembuatannya. “Tutorial sangat jelas dan mudah kami ikuti. Kami jadi lebih percaya diri dan senang membuat karya seperti makrame ini meskipun baru pertama kali mencoba,” ujar Bunda Maryam. (#)

Jurnalis Ananda Wahyu Fitria Penyunting Sayyidah Nuriyah