Feature

Pesilat Cilik Tapak Suci SD Mugres Memukau Panggung FFU

969
×

Pesilat Cilik Tapak Suci SD Mugres Memukau Panggung FFU

Sebarkan artikel ini

Empat pesilat cilik dari SD Muhammadiyah Gresik (Mugres) Kampus A tampil di acara pembukaan final Festival Faqih Usman (FFU) Ke-9 di Hall Sang Pencerah, UMG, Sabtu, 1 November 2025 (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah).

Empat siswa kelas II SD Muhammadiyah Gresik (Mugres) Kampus A tampil memukau lewat aksi Tapak Suci di panggung pembukaan Festival Faqih Usman (FFU) ke-9. Latihan sepekan terbayar lunas dengan penampilan penuh semangat dan keberanian di hadapan ratusan penonton.

Tagar.co – Tak butuh waktu lama bagi empat pesilat cilik dari SD Muhammadiyah Gresik (Mugres) Kampus A untuk memukau penonton. Di hadapan ratusan hadirin, mereka berhasil mengguncang panggung pembukaan final Festival Faqih Usman (FFU) ke-9 di Hall Sang Pencerah, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Sabtu (1/11/2025).

Sabtu pagi itu menjadi momen paling mendebarkan bagi empat siswa kelas II SD Mugres: Aisyah Ashalina Shanum, Assyfa Putri Ramadhani, Muhammad Anugrah Genah, dan Fahriansyah Firdaus Alwan.

Baca juga: Reformasi Belum Usai: Aliansi BEM Surabaya Gugat Arah Demokrasi

Terpilih sebagai penampil cabang Tapak Suci, mereka tampil percaya diri menampilkan aksi bela diri yang penuh energi dan kekompakan.

Hasil kerja keras selama latihan pun terbayar. Mereka benar-benar menyuguhkan pertunjukan yang mengesankan—salah satu adegan bahkan memperlihatkan seorang pendekar mengayunkan golok untuk menyerang lawan, menambah nuansa laga yang nyata di atas panggung.

Baca Juga:  Senyum Syifa

“Latihan kurang lebih satu minggu,” terang Anifah Syafaati, S.Pd., guru SD Mugres Kampus A. Ia menjelaskan, selain latihan rutin, para siswa juga diimbau menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar menjelang penampilan.

Syafa, begitu ia akrab disapa, mengungkapkan antusiasme luar biasa anak-anak selama latihan. “Ini merupakan performa perdana mereka,” ujarnya. Keempat siswa itu mendapat pembinaan langsung dari pelatih kegiatan ekstrakurikuler Tapak Suci sekolah.

“Selama latihan mereka semangat sekali, tidak pernah mengeluh, dan sangat tidak sabar menanti hari tampil di pembukaan FFU,” tambahnya.

Salah satu peserta, Fahriansyah, tak mampu menyembunyikan rasa gembiranya. “Aku tidak sabar ingin segera tampil di pembukaan FFU,” katanya polos.

Sementara itu, Muhammad Anugrah Genah mengaku justru semakin bersemangat ketika berada di depan penonton. “Ternyata tampil pertama di hadapan orang banyak membuatku tambah semangat. Aku malah nggak grogi,” ujarnya sambil tersenyum.

Syafa berharap, semangat para muridnya itu terus terjaga. “Semoga mereka semakin giat berlatih dan siap mengikuti berbagai kejuaraan Tapak Suci di usia dini,” tutupnya. (#)

Baca Juga:  Diklat Jurus Tunggal Tapak Suci Menyapa Ngawi

Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni