Feature

Muhammadiyah Benjeng Matangkan Kesiapan Imam dan Guru Mengaji Jelang Ramadan

64
×

Muhammadiyah Benjeng Matangkan Kesiapan Imam dan Guru Mengaji Jelang Ramadan

Sebarkan artikel ini
Para peserta Upgrading Guru Ngaji dan Imam Masjid dan Musala PCM Benjeng tampak antusias mengikuti pembinaan sebagai bekal meningkatkan kualitas pelayanan ibadah dan pendampingan jemaah menjelang Ramadan. (Tagar.co/Maria Hanim)

Menjelang Ramadan, Muhammadiyah Benjeng menggelar upgrading imam dan guru mengaji untuk memastikan pelaksanaan ibadah yang tertib, khusyuk, dan selaras dengan pedoman tarjih.

Tagar.co — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Benjeng, Gresik, Jawa Timur, memperkuat kesiapan sumber daya keagamaannya melalui kegiatan Upgrading Guru Mengaji dan Imam Masjid dan Musala, di Masjid At Taqwa, Ahad (1/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 12.30 WIB ini merupakan hasil sinergi antara Koordinator Cabang TPQ Muhammadiyah Benjeng dan Majelis Tarjih Muhammadiyah PCM Benjeng. Sebanyak 77 peserta hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan. Mereka terdiri atas 55 imam masjid dan musala se-Kecamatan Benjeng serta 22 guru mengaji TPQ Muhammadiyah.

Baca juga: Menyalakan Semangat Perubahan di SMK Muhammadiyah 2 Gresik

Upgrading ini menghadirkan Ustaz Mahbub Ihsan sebagai pemateri. Sejumlah materi strategis disampaikan, mulai dari penguatan bacaan Al-Qur’an, pemahaman adab dan fungsi imam, hingga kesiapan mental dan spiritual dalam mendampingi jemaah selama Ramadan.

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PCM Benjeng, Sholikun, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting dalam menjaga mutu pelaksanaan ibadah agar tetap selaras dengan tuntunan tarjih Muhammadiyah.

“Imam dan guru ngaji adalah ujung tombak pembinaan umat. Melalui upgrading ini, kami berharap pelaksanaan ibadah selama Ramadan berlangsung lebih tertib, menenangkan, dan sesuai pedoman,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Koordinator Cabang TPQ Muhammadiyah Benjeng, Wiwik Nur Afifah. Menurutnya, upgrading ini menjadi langkah awal yang strategis dalam menyongsong Ramadan melalui kolaborasi lintas majelis.

“Kegiatan ini kami rancang sebagai ikhtiar bersama untuk meningkatkan kompetensi imam dan guru ngaji, sehingga pembinaan jemaah selama Ramadan dapat berjalan lebih optimal,” tuturnya.

Antusiasme juga datang dari para peserta. Ahmad Sholeh, imam Masjid At Taqwa Bulurejo, menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan di lapangan.

“Materinya aplikatif dan memberi penguatan. Ini menjadi bekal penting agar kami lebih percaya diri dalam membimbing jemaah selama Ramadan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, PCM Benjeng berharap para imam dan guru mengaji mampu menyemarakkan Ramadan dengan ibadah yang tertib dan khusyuk, sekaligus menjadikan masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat yang berkelanjutan. (#)

Jurnalis Maria Hanim Penyunting Mohammad Nurfatoni