
Rapat kerja PCM Ngagel di Tretes menjadi ruang konsolidasi sekaligus lahirnya strategi dakwah yang lebih terukur, realistis, dan menyentuh kebutuhan nyata umat di perkotaan.
Tagar.co — Suasana sejuk kawasan Tretes menjadi saksi keseriusan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel Kota Surabaya dalam merumuskan arah gerak dakwah tahun 2026.
Bertempat di Hotel Tanjung Plaza Tretes, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu–Ahad (10–11/1/2026), forum Rapat Kerja PCM Ngagel digelar dengan mengusung tema “Sinergi dan Optimalisasi Program untuk Penguatan Dakwah dan Pelayanan Umat.”
Baca juga: Media Sosial dan Ekonomi, Dua Kekuatan Besar yang Harus Dikuasai Muhammadiyah
Rombongan peserta berangkat dari Surabaya tepat pukul 13.00 WIB menggunakan satu bus dan beberapa kendaraan pribadi. Hujan yang mengiringi perjalanan menuju Tretes justru menghadirkan suasana syahdu sekaligus mempererat kebersamaan antarpeserta.
Setibanya di lokasi pukul 15.30 WIB, peserta melakukan registrasi sebelum acara pembukaan dimulai setengah jam kemudian.
Pembukaan rapat kerja berlangsung khidmat dan penuh semangat, dipandu oleh Moch. Slamet Fitriono, M.Pd.I sebagai pembawa acara. Dalam sambutannya, Ketua PCM Ngagel Ahmad Zaini, M.Pd mengajak seluruh unsur pimpinan majelis dan organisasi otonom (ortom) untuk terus menjaga soliditas gerakan.
“Alhamdulillah semua unsur pimpinan majelis dan ortom hadir. Tanpa terkecuali, kita harus aktif berdakwah melalui setiap majelis dan ortom,” tegas Ahmad Zaini di hadapan peserta rapat kerja.
Ia bahkan secara langsung mengabsen kelengkapan unsur majelis dan ortom satu per satu. Cara serius namun hangat ini justru memunculkan tawa ringan di ruang sidang, mencairkan suasana sekaligus menegaskan pentingnya komitmen bersama.

PCM Paling Dinamis
Apresiasi terhadap kinerja PCM Ngagel disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Dr. M. Ridlwan, M.Pd. Menurutnya, PCM Ngagel merupakan salah satu cabang dengan aktivitas dakwah paling dinamis di Surabaya.
“Sebagai Ketua PDM, saya sangat bangga. Di bawah kepemimpinan Ahmad Zaini, PCM Ngagel termasuk cabang dengan agenda kegiatan yang sangat padat dan terprogram,” ujar Ridlwan.
Dalam forum tersebut, Ridlwan juga membagikan strategi kunci kesuksesan dakwah di tingkat cabang. Ia menekankan bahwa rapat kerja harus menjadi ruang lahirnya program yang realistis, fokus, dan berdampak nyata.
“Jangan terlalu banyak program. Sedikit program tetapi berjalan 100 persen jauh lebih baik. Kuncinya komunikasi aktif antar pimpinan,” tegasnya.
Ia menutup sambutannya dengan pesan muhasabah sebagai roh perbaikan gerakan. “Evaluasi harus selalu ada, agar kita bisa memperbaiki yang masih kurang,” tandasnya, sekaligus membuka secara resmi Rapat Kerja PCM Ngagel 2026.
Forum rapat kerja ini menjadi penanda kuat keseriusan PCM Ngagel dalam merancang dakwah yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan Surabaya, khususnya wilayah Ngagel. (#)
Jurnalis Ahmad Mahmudi Penyunting Mohammad Nurfatoni












