
Forum di Tuban mengukuhkan Presma Umsida, Bagus Arif Rizki Refandi, sebagai Presiden Nasional BEM PTMAI Zona V dengan visi kolaborasi, intelektualitas, dan Islam berkemajuan.
Tagar.co — Forum Silaturahmi Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Indonesia (BEM PTMAI) Zona V Jawa Timur–Bali yang digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Tuban (Bumi Wali) menjadi momentum penting konsolidasi gerakan mahasiswa Muhammadiyah.
Melalui forum yang berlangsung demokratis, rasional, dan berlandaskan nilai-nilai perserikatan itu, Ahad dini hari (21/12/25), Bagus Arif Rizki Refandi, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), resmi terpilih sebagai Presiden Nasional BEM PTMAI Zona V Jawa Timur–Bali masa bakti 2025–2026.
Baca juga: Silatwil BEM PTMAI Zona V Jatim–Bali 2025, Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Dimulai dari Tuban
Terpilihnya Bagus menjadi cerminan kepercayaan kolektif BEM PTMA se-Zona V terhadap sosok pemimpin yang dinilai memiliki integritas, kapasitas intelektual, serta komitmen ideologis dalam membangun gerakan mahasiswa yang progresif dan berkemajuan.
Dalam kepemimpinannya, Bagus siap membawa gagasan besar tentang peran mahasiswa sebagai subjek perubahan sosial. Ia memandang BEM PTMAI Zona V bukan sekadar wadah koordinasi organisasi, melainkan ruang strategis untuk memperkuat nalar kritis, mengonsolidasikan potensi intelektual, serta mengembangkan gerakan kolaboratif lintas kampus Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
“Mahasiswa, khususnya kader perserikatan Muhammadiyah, memiliki tanggung jawab historis dan moral untuk tampil sebagai garda terdepan dalam membangkitkan nalar kritis, menjaga etika keilmuan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi di tengah kompleksitas tantangan kebangsaan,” tegas Bagus dalam pernyataannya.
Menurutnya, mahasiswa Muhammadiyah harus hadir sebagai moral force sekaligus intellectual force — tidak hanya peka terhadap persoalan zaman, tetapi juga mampu menawarkan solusi yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Lebih lanjut, Bagus menegaskan bahwa kepemimpinan BEM PTMAI Zona V periode 2025–2026 akan diarahkan pada penguatan sinergi antarkampus, revitalisasi tradisi akademik, serta pengarusutamaan nilai-nilai Islam berkemajuan dalam setiap gerak organisasi.
Prinsip kolaborasi, inklusivitas, dan keberpihakan pada kepentingan publik menjadi fondasi utama dalam membangun gerakan mahasiswa yang berdaya saing dan berdaya guna.
Terpilihnya Bagus Arif Rizki Refandi diharapkan membawa energi baru bagi gerakan mahasiswa Muhammadiyah di wilayah Jawa Timur–Bali, sekaligus menegaskan kembali peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan yang konsisten menjunjung nilai persyarikatan, keilmuan, dan kebangsaan.
Jurnalis Iqbal Muharrom Penyunting Mohammad Nurfatani








