Feature

Bisnis Buket Merambah Kampus

32
×

Bisnis Buket Merambah Kampus

Sebarkan artikel ini
Bisnis buket mulai merambah dunia kampus. Ada mahasiswa yang membuka usaha ini untuk merintis menjadi pengusaha.
Bisnis buket mulai merambah dunia kampus.

Tagar.co – Bisnis buket mulai merambah dunia kampus. Ada mahasiswa yang membuka usaha ini untuk merintis menjadi pengusaha.

Dinur Aulia dan Dicky Firmansyah, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya membuka usaha ini mulai tahun 2024.

Usaha itu dinamakan Aukygift. Melayani pembuatan buket, gift, dan suvenir. Pasarnya menyasar mahasiswa dan anak muda.

Keduanya menangkap peluang bisnis ini setelah melihat kebiasaan lingkungan sekitarnya —terutama mahasiswa — yang sering mengadakan perayaan momen penting seperti wisuda, seminar proposal, sidang skripsi, dengan buket atau gift.

“Melihat kebutuhan pasar khususnya teman-teman mahasiswa yang sering mengadakan seremonial hasil studinya, muncul peluang besar untuk menjual gift,” ujar Dinur.

Aukygift mulai memperluas jangkauan produk ke suvenir dan hadiah lain yang bernilai dan berkesan. Keunikan serta kualitas menjadi prioritas utama usaha ini.

“Kami mengutamakan kualitas dan keunikan produk sehingga ada value yang menjadi pembeda dari usaha lain,” tambah Dicky.

Pembuatan buket sangat mudah. Hanya butuh kreativitas dan keterampilan menata hiasan. Prosesnya dimulai dari pemilihan bahan seperti bunga atau snack, tahap dekorasi sesuai permintaan pelanggan.

Baca Juga:  Dari Jalan Sehat hingga Bekam Gratis, Dakwah Sosial PRM Tritunggal Menguatkan Umat

Dia mengatakan, paling susah menyesuaikan pesanan dengan harganya.

“Kadang bahan mahal. Tapi kami tetap menyesuaikan harga dengan budget customer karena produksi sepenuhnya sesuai keinginan,” jelas Dinur.

Pakai Medsos

Promosi masih fokus melalui media sosial seperti Instagram dan WhatsApp. Layanan pengiriman, marketplace digunakan jika pelanggan membutuhkan opsi gratis ongkir.

Aukygift aktif di Instagram melalui akun @aukygift.id. Di situ dipamerkan berbagai produk kreatif mulai dari buket, suvenir, dan gift custom.

Juga bisa melihat portofolio desain secara real-time, mulai dari proses dekorasi hingga hasil akhir yang dikirim ke pelanggan.

Posting-posting tersebut dilengkapi testimoni dan tag-lokasi, sehingga calon pelanggan dapat melihat bagaimana produk Aukygift tampil saat digunakan.

Dengan fitur Instagram Stories dan highlight Portfolio memudahkan pengunjung untuk mendapatkan inspirasi sekaligus kontak langsung melalui direct message (DM) untuk pemesanan cepat.

Meski baru berjalan, perkembangan omzet cukup baik. Pesanan meningkat terutama pada momen besar seperti wisuda.

Dia menjelaskan, harga paling murah mini bucket snack Rp 15 ribu.  Paling mahal flowers cake box Rp 130 ribu. Kebanyakan kastemer mengambil harga antara Rp 45 ribu – Rp 70 ribu.

Baca Juga:  UMKM Dominan, Industrialisasi Terlambat: Alarm bagi Ekonomi Nasional

“Alhamdulillah selalu ada peningkatan omzet sejak awal beroperasi. Perkembangan menyesuaikan momentum seperti musim wisuda,” tutur Dicky.

Dia menuturkan, kalau pesanan meningkat bisa mengajak beberapa teman membantu sehingga membuka peluang kerja musiman. ”Kualitas tetap menjadi standar utama dalam memilih tenaga tambahan,” ujarnya.

Dinur dan Dicky berharap UMKM-nya terus berkembang melalui situs dan marketplace yang mulai dimasuki. (#)

Jurnalis Anggun Filla Vinata  Penyunting Sugeng Purwanto