Feature

IPM Kids, Investasi Peradaban Muhammadiyah Masa Depan

43
×

IPM Kids, Investasi Peradaban Muhammadiyah Masa Depan

Sebarkan artikel ini
M. Fadloli Aziz, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik, saat memberikan sambutan pada kegiatan Upgrading IPM Kids 2025 di SMK Muhammadiyah 5 Gresik, Jumat (7/11/2025). (Tagar.co/Nurkhan)

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik, M. Fadloli Aziz, menegaskan bahwa pembinaan kepemimpinan sejak dini melalui IPM Kids merupakan langkah strategis menyiapkan generasi berkarakter, cerdas, dan berakhlak mulia bagi masa depan Indonesia.

Tagar.co – Kegiatan Upgrading IPM Kids 2025 yang digelar Jumat-Sabtu (7-8/11/2025) menjadi momentum istimewa bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik.

Suasana penuh semangat tampak sejak Jumat pagi di SMK Muhammadiyah 5 Gresik, tempat berlangsungnya kegiatan pembinaan kepemimpinan anak-anak SD dan MI Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik.

Baca juga: Dua Pesan Penting Pak Thoha untuk IPM Kids Gresik

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik, M. Fadloli Aziz, menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat sekolah-sekolah Muhammadiyah yang telah membentuk IPM Kids di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, keberadaan IPM Kids bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi langkah strategis untuk menyiapkan generasi berkarakter dan berjiwa kepemimpinan.

“Anak-anak ini adalah harapan besar kita. Kelak merekalah yang akan memimpin Gresik, Jawa Timur, bahkan mungkin Indonesia. Maka membekali mereka sejak sekarang adalah sebuah keharusan,” ujar Aziz penuh keyakinan.

Baca Juga:  Teologi Kepemimpinan: Kepala Sekolah Tak Cukup Menjabat, Harus Meninggalkan Legasi

Ia menjelaskan rapat rutin para kepala SD/MI Muhammadiyah setiap bulan telah melahirkan banyak gagasan, salah satunya pembentukan IPM Kids sebagai wadah pembinaan kepemimpinan sejak dini. Kegiatan upgrading hari ini, katanya, menjadi wujud nyata dari semangat kolaborasi tersebut.

Menumbuhkan Pemimpin Transformatif

Aziz menegaskan, cita-cita besar yang melandasi kegiatan ini ialah melahirkan generasi pemimpin masa depan yang cerdas, berintegritas, dan berakhlak mulia. Ia percaya, anak-anak yang mengikuti Upgrading IPM Kids hari ini bisa menjadi pemimpin bangsa tiga dekade mendatang.

“Menjadi pemimpin itu tidak sama dengan sekadar menjadi pengikut. Kita ingin anak-anak ini tumbuh menjadi pemimpin transformatif—pemimpin yang membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Dalam sambutan yang inspiratif itu, ia juga mengajak para peserta meneladani sosok-sosok pemimpin besar seperti Nabi Muhammad Saw. dan K.H. Ahmad Dahlan.

Nabi Muhammad, jelasnya, adalah teladan pemimpin sejati yang mampu mengubah tatanan masyarakat menjadi berperadaban dan berakhlak.

Sementara K.H. Ahmad Dahlan menunjukkan bagaimana gagasan dan ketulusan dapat menggerakkan perubahan sosial melalui pendidikan, dakwah, dan amal usaha.

Baca Juga:  PP IPM–Unicef Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan FGM dan Pernikahan Anak
M. Fadloli Aziz (tengah) bersama jajaran Foskam SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Gresik seusai pembukaan kegiatan Upgrading IPM Kids 2025 di SMK Muhammadiyah 5 Gresik, Jumat (7/11/2025). (Tagar.co/Nurkhan)

SMK Muhammadiyah 5 sebagai Eduwisata Pendidikan

Aziz juga menyinggung potensi SMK Muhammadiyah 5 Gresik sebagai tempat eduwisata pendidikan bagi anak-anak Muhammadiyah.

Menurutnya, suasana belajar yang inspiratif di sekolah kejuruan ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengenal dunia pendidikan yang menyenangkan sekaligus produktif.

“SMK ini bukan hanya tempat belajar keterampilan, tetapi juga ruang inspirasi. Anak-anak dapat melihat langsung bagaimana ilmu, teknologi, dan nilai-nilai keislaman berpadu dalam suasana pendidikan yang menggembirakan,” ujarnya.

Menyiapkan Generasi Pembawa Cahaya

Di akhir sambutannya, Fadloli menekankan pentingnya kesinambungan kegiatan IPM Kids di masa mendatang. Ia berharap, program pembinaan karakter dan kepemimpinan anak-anak ini terus diperkuat agar menjadi fondasi kokoh bagi kebangkitan generasi Muhammadiyah.

“Anak-anak ini adalah harapan kita. Mereka bukan hanya penerus sekolah kita, tetapi penerus peradaban. Mari kita bimbing dan dampingi mereka menjadi pemimpin masa depan yang membawa cahaya perubahan,” ujarnya. (#)

Jurnalis Nurkhan Penyunting Mohammad Nurfatoni