
Seleksi awal secara internal menjadi salah satu modal kuat SD Muhammadiyah Melirang memperoleh pengalaman dan prestasi di ajang Kompetisi Matematika, Sains, dan Inggris (KMSI).
Tagar.co — Sekolah Ceria SD Muhammadiyah Melirang berangkatkan 18 siswanya untuk mengikuti Kompetisi Matematika, Sains, dan Inggris (KMSI). Seluruh siswa berangkat dengan penuh semangat di UPT SD Negeri 23 Gresik, Ahad (7/9/25). Kegiatan ini menjadi salah satu ajang bergengsi yang para siswa ikuti untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus mengukur prestasi di tingkat lebih luas.
Sebelum keberangkatan, para peserta berkumpul dan berbaris dengan rapi. Kepala SD Muhammadiyah Melirang Fichrul Efendi, S.Pd., M.Pd. turut hadir memberikan motivasi dan doa restu. Dalam arahannya, dia berpesan agar para siswa tidak takut mencoba, berani tampil, serta percaya diri dalam mengikuti kompetisi.
“Tampil berani dan percaya diri adalah kemenangan tersendiri. Apapun hasilnya, itu sudah menjadi kebanggaan bagi sekolah dan orang tua. Tunjukkan kemampuan terbaik, insyaallah hasil terbaik akan mengikuti,” ujarnya penuh semangat.
Baginya, keikutsertaan 18 murid dalam ajang ini menjadi bukti nyata keseriusan sekolah dalam mengembangkan bakat dan minat peserta didik. Dukungan dari guru, orang tua, serta teman-teman sebaya turut menjadi energi positif bagi mereka yang berkompetisi.
Baca Juga: 300 Porsi Bakso Meriahkan Kolaborasi Semangat Kemerdekaan SD Muhammadiyah Melirang

Modal Kuat Ikuti KMSI
Sebelum mengirimkan perwakilannya, pihak sekolah telah melaksanakan seleksi internal melalui tes akademik. Tes tersebut dilaksanakan oleh Tim Olympiad Class Program (OCP) dan diikuti seluruh siswa dari kelas I hingga kelas VI.
Anggota tim OCP Ajeng Permata Masfiana menjelaskan tujuan utama dari tes ini. “Tes ini untuk mengetahui serta mengukur kemampuan awal para murid. Baik di bidang Matematika, Sains, maupun Bahasa Inggris,” terangnya.
Setelah melalui proses seleksi ketat, akhirnya terjaring 18 murid SD Muhammadiyah Melirang yang siap mewakili sekolah dalam ajang KMSI. Tidak berhenti pada tahap seleksi, pihak sekolah langsung bergerak cepat dengan mengundang para wali murid peserta terpilih.
Tidak berhenti sampai di sana, Tim OCP juga bergerak cepat memberikan bimbingan intensif dan tambahan belajar kepada para siswa yang lolos seleksi. Harapannya, melalui bimbingan tersebut, anak-anak dapat menghadapi soal-soal kompetisi dengan lebih mudah, terarah, serta percaya diri.
Baca Juga: SD Muhammadiyah Melirang Hadirkan Gim Interaktif di Puncak Peringatan Maulid Nabi

Kunci Prestasi
Ada pula pertemuan dengan orang tua untuk meminta dukungan penuh baik dalam bentuk doa, semangat, maupun dukungan material. Fichrul Efendi menegaskan, keterlibatan orang tua sangat penting.
“Orang tua dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak serta memberikan dorongan positif menjelang kompetisi,” terangnya.
Dalam pertemuan tersebut, suasana penuh kehangatan dan rasa bangga terpancar dari wajah para orang tua. Salah satunya Khisbiatus yang menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya.
“Saya bangga anak saya bisa lolos seleksi. Insyaallah, kami sebagai orang tua siap memberikan dukungan penuh agar anak-anak semakin semangat,” ujarnya dengan tulus. Dia siap mendukung langkah anak serta sekolah dalam mengikuti kompetisi ini.
Melalui sinergi antara sekolah dan orang tua, diharapkan murid-murid yang mengikuti KMSI mampu meraih prestasi terbaik. Dengan semangat belajar, keberanian mencoba, dan bimbingan yang terarah, SD Muhammadiyah Melirang pun berharap para murid dapat membawa pulang pengalaman berharga, bahkan prestasi membanggakan.
Keterlibatan dalam kompetisi seperti KMSI merupakan langkah penting dalam membentuk generasi yang cerdas, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Seperti halnya slogan yang sekolah ini usung, Ceria: Cerdas, inovatif, dan berakhlak mulia.
Usai mengikuti babak penyisihan, senyum ceria terpancar di wajah mereka yang membawa pulang sertifikat keikutsertaan dan piala apresiasi telah mengikuti kompetensi tersebut. Di sisi lain, doa kian mereka panjatkan sebab pengumuman juara masih terpaut dua pekan ke depan. (#)
Jurnalis Rabya Auliani Penyunting Sayyidah Nuriyah/MS












