Feature

Kado Nasyiah: Cara PRNA Jompong Brondong Memaknai Kemerdekaan

34
×

Kado Nasyiah: Cara PRNA Jompong Brondong Memaknai Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
Kado Nasyiah: Ketua PCNA Brondong yang juga anggota PRNA Jompong Musfiroh (kiri) dan Bendahara PRNA Jompong Muzaroah (Tagar.co/Zulfatus Salima)

Dari sedekah subuh anggota, PRNA Jompong merangkai 17 kado untuk warga. Sebuah cara sederhana namun penuh makna dalam merayakan HUT ke-80 RI.

Tagar.co – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia menjadi momen istimewa bagi Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) Jompong, Brondong, Lamongan, Jawa Timur.

Alih-alih hanya merayakan dengan semarak, organisasi perempuan muda ini memilih memaknainya lewat aksi berbagi. Ahad (17/8/2025), mereka meluncurkan program Kado Nasyiah, sebuah inisiatif sederhana namun penuh makna.

Tahun ini, sebanyak 17 kado dibagikan langsung kepada warga sekitar Jompong. Angka itu dipilih bukan tanpa alasan—menjadi simbol tanggal bersejarah 17 Agustus sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan lahir dari pengorbanan dan kepedulian.

Baca juga: Berita yang Bercerita: Ajak Pembaca Masuk ke Dalam Peristiwa

Kado Nasyiah sendiri bukan hal baru bagi PRNA Jompong. Sebelumnya, mereka juga telah menyalurkan 10 kado serupa pada momentum Hari Anak Nasional 2025. Setiap bingkisan berisi sembako yang bisa membantu kebutuhan sehari-hari warga.

Yang membuat program ini unik, kado-kado tersebut tidak berasal dari sponsor atau bantuan pihak luar. Semuanya murni hasil Sedekah Subuh para anggota PRNA Jompong.

Baca Juga:  Musykercab PCNA Brondong: Dari Refleksi Menuju Gerakan yang Lebih Progresif

Setiap anggota menyisihkan sebagian kecil rezeki di waktu subuh dalam toples yang disiapkan, kemudian dikumpulkan saat pertemuan rutin. Dari kebiasaan sederhana itu, lahirlah paket-paket kado yang mampu memberi manfaat nyata.

Ketua PRNA Jompong, Amirotur Rosidah, S.Pd., yang akrab disapa Ida, menyampaikan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa mengadakan kegiatan ini. Semua berawal dari niat kecil anggota untuk istiqomah bersedekah, dan akhirnya bisa terwujud dalam bentuk kado yang kami bagikan hari ini. Semoga langkah kecil ini menjadi amal jariyah dan memotivasi kita untuk terus menebar kebaikan,” ujarnya.

Pimpinan Harian PRNA Jompong membagikan Kado Nasyiah pada warga sekitar dalam rangka HUT Ke-80 RI (Tagar.co/Zulfatus Salima)

Senyum haru pun tampak dari warga penerima. Salah seorang di antaranya mengaku bahagia dengan perhatian yang diberikan.

“Terima kasih banyak kepada PRNA Jompong. Kado ini sangat berarti bagi kami. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Bagi Ida, berbagi bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan cara memaknai kemerdekaan dengan lebih mendalam. Kemerdekaan, katanya, bukan hanya soal kebebasan, tetapi juga tanggung jawab untuk peduli dan saling menguatkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  PRNA Jompong Berbagi Kado Nasyiah, Lazismu Resmi Hadir Perkuat Filantropi

Di usia 80 tahun Indonesia merdeka, PRNA Jompong berharap Kado Nasyiah menjadi tradisi kebaikan yang terus hidup. Melalui aksi sederhana ini, mereka ingin menegaskan peran perempuan muda Nasyiatul Aisyiyah dalam melahirkan generasi yang berdaya, berakhlak, dan bermanfaat bagi bangsa serta lingkungannya. (#)

Jurnalis Zulfatus Salima Penyunting Mohammad Nurfatoni