
Tanaman markisa yang rimbun menaungi sambutan hangat SD Muhammadiyah 1 Wringinanom untuk juri L2SMS. Dari lagu penyambutan hingga senam bersama, suasana akrab tercipta sejak pagi.
Tagar.co – Jumat pagi (15/8/2025), halaman SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) Gresik, Jawa Timur, terasa lebih hidup dari biasanya. Udara masih sejuk, langit cerah, dan sejak pukul 06.30 WIB para kader Eco Warrior dan Tiwisada sudah berjajar di pintu gerbang sekolah.
Seragam mereka rapi, senyum mereka lebar. Hari itu, tamu istimewa akan datang: para juri Lomba Lingkungan Sekolah Muhammadiyah Sehat (LLSMS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik.
Pada pukul 07.46 WIB, sebuah mobil berwarna abu-abu memasuki halaman. Guru dan petugas keamanan dengan sigap mengarahkan parkir. Dari dalam mobil, dua juri dari Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik—Drs. Mohammad Nurfatoni dan Mardliyatun Faiziun—turun. Kepala sekolah Kholiq Idris, S.Pd., dan saya, wakil kepala sekolah, menyambut dengan senyum ramah.
Begitu mereka melangkah ke gerbang, selempang penyambutan melingkari leher, tepuk tangan menggema, dan lagu sambutan terdengar lantang:
“Selamat datang Bapak, selamat datang Ibu, selamat datang kami ucapkan… salam… salam… terimalah salam dari kami yang ingin maju bersama-sama.”
Para tamu diarahkan ke kursi yang telah disiapkan di bawah pohon markisa—ikon halaman SD Muwri. Daunnya rimbun, memberi keteduhan alami yang membuat siapa pun betah duduk berlama-lama.
Acara dimulai dengan penampilan kader Eco Warrior yang memperkenalkan program lingkungan sekolah dengan penuh percaya diri. Setelah itu, giliran ekstrakurikuler Tapak Suci unjuk kebolehan, memperagakan jurus-jurus dasar bela diri Muhammadiyah dengan semangat membara.
“Sungguh suasana yang menenangkan, sangat terasa nuansa desa yang asri,” ujar Mardliyatun Faiziun, sambil menikmati suasana di bawah rindangnya markisa.

Tak lama kemudian, juri dari Majelis Lingkungan Hidup PDM Gresik, Andi Rahmat Rahim, M.P., tiba—terlambat sedikit karena terjebak macet. Begitu lengkap, mereka pun diajak mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat, senam rutin dua kali sepekan di SD Muwri sebagai bagian Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Yang membuat suasana semakin cair, para juri ikut berdiri di barisan depan, menirukan setiap gerakan senam bersama guru dan siswa. Tawa dan senyum anak-anak membaur dengan langkah lincah para tamu.
Hari itu bukan hanya soal penilaian lomba. Lebih dari itu, ia menjadi ajang silaturahim, saling mengenal, dan merasakan kebersamaan. Bagi siswa, momen berinteraksi langsung dengan juri ini akan menjadi cerita yang mereka simpan lama—tentang lomba, tentang markisa, dan tentang sebuah pagi yang terasa hangat. (#)
Jurnalis Rahmat Syayid Syuhur












