Feature

Mat Iskan Ajak Peserta Menulis Berita ala Dahlan Iskan

39
×

Mat Iskan Ajak Peserta Menulis Berita ala Dahlan Iskan

Sebarkan artikel ini
Ketua PCM Brondong Mat Iskan memberikan sambutan dalam pelatihan jurnalistik yang digelar PCNA Brondong. Ia menekankan pentingnya menulis berita yang konkret dan faktual.
Mat Iskan, Ketua PCM Brondong, memberi pengarahan peserta pelatihan jurnalistik PCNA Brondong, Ahad (27/7/2025). (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Ketua PCM Brondong Mat Iskan memberikan sambutan dalam pelatihan jurnalistik yang digelar PCNA Brondong. Ia menekankan pentingnya menulis berita yang konkret dan faktual.

Tagar.co – Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Brondong, Lamongan, mengadakan pelatihan jurnalistik di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Brondong, Ahad, 27 Juli 2025. Sebanyak 111 peserta dari unsur PCNA Brondong, serta perwakilan sekolah di Lamongan dan sekitarnya ikut serta dalam pelatihan pagi itu.

Pelatihan bertema “Viralkan Eksistensi Persyarikatan di Keramaian Ruang Digital” ini menghadirkan Muhammad Nurfatoni dari Redaktur Tagar.co sebagai narasumber.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong, Drs. Mat Iskan, menyambut baik acara ini. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran H. Chojin yang kini menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Brondong.

“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT kita bisa menjadikan H. Chojin menjadi ketua MUI kecamatan Brondong. Semoga memberi corak berbeda di lingkungan KUA,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Mat Iskan juga menyoroti pentingnya menulis berita yang benar. Ia menyebutkan tiga hal krusial. “Pertama, diverifikasi. Sumbernya dari mana. Kedua, tidak asal-asalan. Ketiga, sudah saatnya kita bergeser dari abstrak ke konkret,” katanya.

Baca Juga:  6 Semangat Pembaruan agar Islam relevan dengan Zaman

Mat Iskan lantas menyinggung tentang pekerjaan dan mentalitas. “Mohon mindset kita tidak merendah diri jika tidak kerja di kantoran. Ini yang disebut konkret bukan abstrak lagi,” terangnya.

Maka, ia berpesan kepada para pendidik di sekolah. “Untuk menekankan nilai-nilai Islam yang benar saat mendidik. Sesekali kita pelihara ayam, bukan pelihara HP saja,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan kekhawatirannya tentang dominasi ibu-ibu dalam forum tersebut. “Mayoritas yang hadir di sini ibu-ibu, ini persoalan kita semua! Biasanya bapak-bapak yang handle, biar ada kajian seperti apa. Apa karena tidak kober? Apa karena populasi bapak-bapak yang menurun?” tanyanya.

Ketua PCM Brondong Mat Iskan memberikan sambutan dalam pelatihan jurnalistik yang digelar PCNA Brondong. Ia menekankan pentingnya menulis berita yang konkret dan faktual.
Mat Iskan, Ketua PCM Brondong, memberi pengarahan peserta pelatihan jurnalistik PCNA Brondong, Ahad (27/7/2025). (Tagar.co/Machmud Shofi)

Menulis dan Loyalitas Kunci Keberhasilan

Kemudian, Mat Iskan mendorong para peserta untuk serius mengikuti pelatihan. “Pelatihan jurnalistik ini supaya peserta ikuti dan coba membuat berita, supaya kita menjadi penulis. Karena media menjadi pilar demokrasi keempat di Indonesia,” katanya.

Ia juga mencontohkan perjalanan Dahlan Iskan yang sukses berkat loyalitas dan disiplin. “Manajerial dan diskusi juga menjadi hal penting dalam jurnalistik. Seperti Dahlan Iskan pernah mengatakan, ‘Saya lulusan elektro, tapi pernah belajar muhadarah, akhirnya jadi manajer PLN dan menteri BUMN tahun 2011–2014’. Ini bukti bahwa loyalitas dan disiplin adalah kunci dari keberhasilan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dua Kunci Sukses Siswa Spemdalas Juara II Gress of Champions Vol. 2

Berikutnya, Mat Iskan menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas yang ia pelajari dari Dahlan Iskan. Ia percaya, kedua hal itu menjadi modal utama untuk sukses.

Karena itulah, Mat Iskan meminta para peserta pelatihan jurnalistik ini untuk tidak merendahkan diri dan selalu berani melangkah lebih maju. Dengan mencontoh Dahlan Iskan, ia berharap para peserta dapat menjadi jurnalis yang kompeten dan berintegritas. (#)

Jurnalis Machmud Shofi Penyunting Sayyidah Nuriyah