Feature

Empat Pelajar Siap Harumkan Indonesia di Olimpiade Biologi Internasional 2025

56
×

Empat Pelajar Siap Harumkan Indonesia di Olimpiade Biologi Internasional 2025

Sebarkan artikel ini
Empat siswa Indonesia yang siap mengharumkan nama bangsa dalam ajang International Biology Olympiad (IBO) ke-36 yang digelar pada 20–27 Juli 2025 di Kota Quezon, Filipina.

Empat pelajar terbaik Indonesia siap bersaing di International Biology Olympiad (IBO) 2025 di Quezon, Filipina. Dengan pembinaan intensif dari Kemendikdasmen, mereka membawa harapan untuk prestasi dunia.

Tagar.co – Empat siswa terbaik dari berbagai penjuru Indonesia siap mengharumkan nama bangsa dalam ajang International Biology Olympiad (IBO) ke-36 yang digelar pada 20–27 Juli 2025 di Kota Quezon, Filipina.

Mereka adalah Dave Vicco Youki dari SMA Kristen Penabur Cirebon, Jeffry dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Muhammad Nafis Hidayatullah dari SMA Negeri 3 Semarang, dan Keisya Dhiandra Prabowo dari SMA Al-Abidin Bilingual Boarding School, Surakarta.

Baca juga: DPR Apresiasi Realisasi Anggaran Kemendikdasmen

Keempatnya merupakan peraih medali dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA/MA/Sederajat bidang Biologi dan telah melalui proses pembinaan intensif selama tiga tahap yang difasilitasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kepala Puspresnas Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan dukungan penuhnya kepada para peserta. “Selamat berjuang untuk adik-adik yang mewakili Indonesia di ajang IBO. Semoga lewat pembinaan yang telah dilalui, prestasi yang diraih dapat maksimal,” tuturnya saat ditemui terpisah pada Sabtu (19/7).

Baca Juga:  Kemendikdasmen Gandeng Mitra Global Perkuat Literasi dan Numerasi Anak Indonesia

Harapan serupa disampaikan oleh Ahmad Faizal, Koordinator Pembina IBO Indonesia. Ia menegaskan bahwa seluruh delegasi telah menjalani pembinaan matang dan siap bersaing di panggung internasional. “Para siswa sudah siap berkompetisi. Melalui pembinaan yang dilakukan dalam tiga tahap, mudah-mudahan hasil yang dicapai di IBO kali ini bisa maksimal,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak. “Terima kasih atas dukungan dari Puspresnas, sekolah, orang tua, para guru, dan tim pembina. Siswa-siswa Indonesia sudah siap mengharumkan nama bangsa. Mohon doa restunya,” tambahnya.

Bagi Keisya Dhiandra Prabowo, pengalaman mengikuti pembinaan merupakan kesempatan emas untuk menggali pengetahuan dan meningkatkan keterampilan.

“Selama dua pekan di Pembinaan Tahap III, saya dan teman-teman mendapat pelatihan praktikum mulai dari bidang ekologi biosistematika, biologi sel dan molekuler, biomedis, dan mikrobiologi. Selain itu, ada pelatihan teori mulai dari pembahasan dan pengerjaan soal. Semoga kami dapat menorehkan prestasi membanggakan di ajang IBO,” jelasnya.

Jeffry, siswa dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang, juga menyampaikan antusiasmenya. “Kami di sini banyak sekali pelatihan seperti praktikum dan simulasi teori. Dengan bekal yang diberikan, semoga bisa mendapatkan medali emas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bug Bounty 2026 Dibuka, Kemendikdasmen Ajak Talenta Muda Perkuat Keamanan Siber Pendidikan

Sebagai peraih medali perak OSN tahun 2024, Jeffry merasa pembinaan ini memberinya banyak pengalaman berharga. “Saya mendapatkan banyak hal baru dari pembinaan IBO ini. Saya juga mencoba hal-hal baru bersama teman-teman lainnya lewat praktikum,” tambahnya.

International Biology Olympiad (IBO) merupakan ajang kompetisi sains tahunan bergengsi di bidang biologi, diikuti oleh lebih dari 70 negara dari seluruh dunia. Ajang ini menjadi wadah bagi siswa-siswa terbaik untuk menguji kemampuan akademik, keterampilan praktikum, dan semangat kolaborasi di level global.

Dengan semangat dan dukungan penuh dari berbagai pihak, delegasi Indonesia siap menorehkan prestasi di kancah internasional. Dunia menanti kiprah generasi muda Indonesia di Quezon. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni