
Koperasi Desa Merah Putih Jatinom susun rencana kerja strategis, siap bangun ekonomi warga melalui simpan pinjam, pemberdayaan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja. Pemerintah desa mendukung penuh.
Tagar.co – Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jatinom Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar periode 2025-2030 mulai menyusun rencana kerja. Ini menjadi langkah awal penguatan kelembagaan koperasi.
Pengurus inti yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) hadir sore itu, Senin (2/6/2025). Hadir pula ketua bidang serta perangkat desa. Bertempat di lantai 2 Kantor Desa Jatinom, Dusun Jatisari, RT. 01 RW. 04, Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Rencana ini bagian dari rangkaian persiapan menuju peluncuran resmi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang terjadwalkan serentak pada Sabtu, 12 Juli 2025. Ini bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.
Awalnya, Ketua Koperasi Waluyo menyampaikan, berkas rencana kerja akan segera timnya siapkan dan mereka lengkapi sesuai ketentuan sore itu.
“Mulai dari print, fotokopi, sampai versi soft file. Karena kita memakai fasilitas kantor desa, maka harus dengan pendampingan perangkat desa,” ujar Waluyo.
Adapun rencana kerja yang mereka susun meliputi beberapa bagian penting. Seperti pendahuluan, tujuan, strategi kerja administrasi, pendidikan, permodalan, usaha, sarana prasarana, serta hal-hal lain yang mendukung penguatan koperasi. Dokumen tersebut ditandatangani oleh ketua, sekretaris, dan bendahara.
Di samping itu, langkah awal koperasi tersebut juga termasuk pengajuan pengurus ke notaris yang telah pemerintah tunjuk. Pengajuan oleh masing-masing desa tanpa harus menunggu desa lain. Dia tekankan pula, dana ini bukan hibah, tetapi untuk mendukung usaha produktif yang telah pemerintah tentukan.

Transparansi
Salah satu hal penting yang terbahas dalam pertemuan ini juga terkait kehati-hatian dalam memilih pendiri, pengawas, dan pengurus. Kata Waluyo, tujuannya agar tidak ada hubungan sedarah atau semenda sesuai aturan.
“Ini demi menjunjung prinsip transparansi dan profesionalisme dalam tata kelola koperasi,” terangnya.
Kemudian Waluyo menegaskan, KDMP merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi berbasis gotong royong dan kekeluargaan. Fokus utama koperasi ini ialah menyediakan layanan simpan pinjam, memberdayakan UMKM desa, memperpendek rantai pasok, serta menciptakan lapangan kerja.
Program KDMP didukung oleh anggaran dan kerja sama dengan Himbara. Meski masih tahap awal dan bersifat fleksibel, semangat dari para pengurus dan dukungan pemerintah desa menjadi bekal penting untuk mewujudkan koperasi yang mandiri dan berdampak nyata bagi ekonomi warga.
Dukungan Perangkat Desa
Ke depan, pertemuan seperti ini akan terus berlangsung untuk menguatkan organisasi, memberikan motivasi, serta menentukan jenis usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan yang sama, perangkat desa Jatinom, Leny Kusrini, memberikan apresiasi kepada pengurus yang telah menyusun rencana kerja koperasi.
“Silakan gunakan kantor desa ini. Kami mendukung penuh dan mendoakan semoga koperasi ini bisa membawa manfaat besar bagi warga,” ungkap perempuan yang akrab disapa Leny itu. (#)
Jurnalis Agus Fawaid Penyunting Sayyidah Nuriyah












