Feature

Pamit Penuh Haru Nadhirotul Laily: 2,5 Tahun Mengabdi sebagai Rektor UMG

51
×

Pamit Penuh Haru Nadhirotul Laily: 2,5 Tahun Mengabdi sebagai Rektor UMG

Sebarkan artikel ini
Rektor UMG Masa Jabatan 2021-2025 Pengganti Antarwaktu, Nadhirotul Laily, S.Psi., M.Psi. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Nadhirotul Laily menutup masa jabatannya sebagai Rektor UMG 2021-2025 dengan syukur dan haru. Capaian-capaian besar, kenangan mendalam, dan doa tulus mengiringi estafet ke pemimpin baru.

Tagar.co – Suasana haru dan suka cita mewarnai acara Pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Masa Jabatan 2025-2029 yang digelar pada Rabu (26/3/2025) pagi. Lokasinya di Hall Sang Pencerah lantai 8 UMG.

Rektor UMG Masa Jabatan 2021-2025 Pengganti Antarwaktu, Nadhirotul Laily, S.Psi., M.Psi., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan keberkahan di bulan Ramadan ini sehingga dapat menghadiri acara pelantikan yang membahagiakan tersebut.

“Sehingga bisa menghadiri acara yang sangat membahagiakan, Pelantikan Rektor UMG Masa Jabatan 2025-2029,” ujarnya di hadapan 439 hadirin.

Baca juga: Estafet Kepemimpinan di UMG: Prof. Khoirul Anwar Resmi Jabat Rektor Baru

Nadhirotul Laily juga menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah atas amanah yang telah diberikan kepadanya untuk melanjutkan kepemimpinan Alm. Bapak Eko Budi Leksono pada masa jabatan 2021-2025.

“Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PP Muhammadiyah yang telah memberikan amanah kepada saya untuk melanjutkan kepemimpinan Alm. Bapak Eko Budi Leksono yang telah mendahului kita, masa jabatan 2021-2025,” tuturnya.

Ia pun menyampaikan permohonan maaf jika selama mengemban amanah terdapat hal-hal yang kurang berkenan dan program-program yang belum terselesaikan. Ucapan selamat juga disampaikan kepada Prof. Dr. Khoirul Anwar, M.Pd. atas terpilihnya sebagai Rektor UMG Masa Jabatan 2025-2029.

“Kami juga menyampaikan selamat kepada Bapak Prof. Dr. Khoirul Anwar, M.Pd atas terpilihnya menjadi Rektor UMG Masa Jabatan 2025-2029,” katanya.

Relasi Istimewa

Nadhirotul Laily mengungkapkan relasi istimewanya dengan Prof. Khoirul Anwar, mengenang serah terima jabatan Wakil Rektor I pada tahun 2021. “Prof. Khoirul dan saya punya relasi sangat istimewa. Pada 2021, saya dan Prof. Khoirul serah terima antara Wakil Rektor 1. Pada saat itu, Prof. Khoirul menjadi Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan saya melanjutkan kepemimpinan beliau,” jelasnya.

Baca Juga:  Spemdalas Raih 5 Emas Olympicad VIII Makassar

Ia pun menambahkan dengan nada jenaka, “Maka pada tahun 2025 ini, saya tidak menyangka harus serah terima jabatan antarrektor. Kalau boleh dibilang, sebagai Wakil Rektor, saya sebagai juniornya Prof. Khoirul. Tapi sebagai rektor, Prof. Khoirul junior saya.” Ucapan ini disambut gelak tawa dan tepuk tangan meriah hadirin.

Dukungan Keluarga

Mengenang masa pelantikannya pada tahun 2022 yang diliputi suasana duka, Nadhirotul Laily merasa bahagia dan bersyukur karena serah terima jabatan kali ini berlangsung dalam suasana suka cita, yang menurutnya tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga.

“Saya merasa bahagia dan bersyukur, pada tahun 2025 ini, suasana serah terima jabatan dalam kondisi suka cita. Tentu saja ini tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga saya. Ayah, ibu, suami, dan anak saya, yang telah mewakafkan diri saya untuk UMG selama 2,5 tahun ini. Terima kasih yang setinggi-tingginya,” ujarnya dengan suara bergetar menahan haru.

Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada anak-anaknya karena keterbatasan waktu dan kasih sayang selama menjabat. “Saya mohon maaf jika 2,5 tahun ini, mungkin waktu dan kasih sayang untuk anak-anak saya sangat berkurang,” ucapnya lirih.

Undangan Pelantikan Rektor UMG Prof. Khoirul Anwar (Tagar.co/Sayyidah Nuryah)

Peningkatan Kualitas UMG

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pimpinan unit dan seluruh civitas akademika UMG atas kontribusi dalam menyukseskan program-program yang telah dicanangkan.

Nadhirotul Laily memaparkan beberapa capaian UMG selama masa kepemimpinannya, di antaranya peningkatan peringkat akreditasi institusi dari B menjadi Baik Sekali, kenaikan peringkat clusterisasi penelitian dan pengabdian masyarakat dari Madya menjadi Utama, dan bertambahnya jumlah guru besar.

“Secara institusi, UMG peringkat akreditasi yang awalnya B kita berhasil menaikkan menjadi Baik Sekali. Saya berharap, di bawah kepemimpinan Prof. Khoirul nanti, akreditasi perguruan tinggi UMG bisa menjadi unggul. Dalam kinerja penelitian dan pengabdian masyarakat, clusterisasi kita yang awalnya cluster Madya, naik peringkat clusterisasi penelitian dan pengabdian kita menjadi Utama,” paparnya.

Baca Juga:  Ada Kehangatan di Kajian Ramadan dan Bukber SD Alam Al-Ghifari Kota Blitar

“Semoga ke depan bisa naik peringkat lagi menjadi cluster yang mandiri. Dalam bidang sumber daya manusia yang awalnya kita hanya punya satu guru besar, dalam masa 2022-2025 kita berhasil menjadikan dosen kita guru besar. Salah satunya yaitu Prof. Khoirul Anwar,” tambahnya.

Kesejahteraan Pegawai

Selain itu, ia juga menyoroti peningkatan kesejahteraan pegawai dengan menyetarakan gaji dosen dan tenaga kependidikan dengan PNS, pengelolaan aset termasuk pelunasan pembayaran dan proses balik nama sertifikat tambak di Tebaloan, serta pengelolaan keuangan yang berhasil mengurangi utang dan memiliki saving dana untuk pembangunan Faqih Oesman Building.

“Dari segi kesejahteraan pegawai juga sangat kami perhatikan. Gaji para dosen dan tenaga kependidikan kita sudah setara 100 persen dengan PNS. Sebelumnya di bawahnya. Dari sumber daya aset, selain memiliki lahan di kampus 1 dan 2, di Jalan Proklamasi, kami juga memiliki aset berupa tambak di Tebaloan di Kecamatan Duduk, seluas sekitar 35 Hektar. Pada 2022-2023, kita sudah melunasi pembayaran di Tambak Tebaloan tersebut,” terangnya.

Dia melanjutkan, “Kita sudah tidak punya utang lagi. Untuk proses balik nama sertifikat hak milik, dari 14 bidang yang terdiri dari 35 hektar tadi, sudah 7 SHM yang sudah kita balik nama menjadi Persyarikatan Muhammadiyah. Selanjutnya masih ada 6 SHM lagi yang masih proses balik nama.”

Kami berharap, sambungnya, Prof. Khoirul nanti melanjutkan proses balik nama tersebut. Dari sisi keuangan, pada 2021, UMG memiliki utang ke pihak ketiga sebesar Rp 69 miliar. Saat ini kita sudah berhasil mengangsur Rp 27 miliar sehingga saldo utang kita sekitar Rp 42 miliar. Meski demikian, kita masih punya saving dana sekitar Rp 40 miliar.

“Ini nantinya mudah-mudahan jadi modal untuk melakukan pembangunan Faqih Oesman Building 9 lantai yang pada September lalu dilakukan ground breaking oleh Prof. Dr. Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah,” tambagnyanya.

Baca Juga:  Ramadan, Saatnya Reset Hubungan dengan Al-Qur'an

Pengaderan

Nadhirotul Laily juga menyampaikan keberhasilan UMG dalam mengikutsertakan seluruh dosen dan tenaga kependidikan da;am Baitul Arqam serta peningkatan perolehan Lazismu KLL UMG yang melampaui Umsida dan UM Surabaya.

“Alhamdulillah 4 tahun ini seluruh dosen tetap, pegawai tenaga kependidikan kontrak maupun tetap, sudah berhasil kita ikutkan dalam Baitul Arqam untuk perkaderan Muhammadiyah,” ujarnya.
“Ke depan kami berharap, pengaderan ini tidak hanya untuk dosen tetap dan tenaga pendidikan kontrak maupun tetap, tetapi juga untuk dosen tidak tetap UMG. Karena bagaimanapun juga, sebagai dosen tidak tetap, jumlahnya cukup banyak. Sekitar 115. Ini juga menjadi dakwah Muhammadiyah,” terangnya.

Kemudian, dari sisi Lazismu, kata Laily, pada periode Ramadan, update per 14 Maret 2025, Alhamdulillah perolehan Lazismu KLL UMG sebesar Rp 400 juta. “Ini sangat membanggakan. Karena perolehan ini di atas Umsida dan UM Surabaya yang hadir di sini,” katanya yang disambut tepuk tangan meriah.

Dengan nada canda namun penuh makna, ia menambahkan, “Meski secara akreditasi kita masih kalah oleh Umsida dan UM Surabaya, mereka juga memiliki Fakultas Kedokteran, tapi dari sisi amal dan sedekah, kita lebih unggul dari mereka. Ya, bagaimana pun di mata Allah SWT, yang dilihat itu amal, sedekah, bukan akreditasi atau fakultas kedokteran.”

Di akhir sambutannya, Nadhirotul Laily menyampaikan harapannya agar Prof. Khoirul Anwar dapat membawa UMG menjadi lebih berkemajuan dan unggul melalui sinergi dan kolaborasi.
Ia menutup sambutannya dengan mengutip pesan inspiratif dari Muhammad Muqoddas, “Saya boleh pensiun jadi rektor, saya boleh pensiun dari dosen. Tapi jangan pensiunkan saya dari pergerakan dakwah Muhammadiyah.” (#)

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni