Feature

Tingkat Kehamilan Remaja di Gresik Tinggi, Dinkes Dukung Pashmina Berperan

951
×

Tingkat Kehamilan Remaja di Gresik Tinggi, Dinkes Dukung Pashmina Berperan

Sebarkan artikel ini
Tingkat kehamilan pada remaja di Gresik terungkap. Pasalnya, isu ini termasuk salah satu program prioritas bidang kesehatan yang disampaikan Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Gresik dr. Anik Luthfiyah, M.Ked.Trop. 
Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Gresik dr. Anik Luthfiyah, M.Ked.Trop. di Pelatihan Motivator Pashmina Gresik. (Tagar.co/Indah Putri Shofiyana)

Tingkat kehamilan pada remaja di Gresik terungkap. Pasalnya, isu ini termasuk salah satu program prioritas bidang kesehatan yang disampaikan Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Gresik dr. Anik Luthfiyah, M.Ked.Trop.

Tagar.co – Sebanyak 40 calon motivator Pashmina se-Kabupaten Gresik fokus menyimak penjelasan isu terkini seputar kesehatan. Pematerinya Kabid Kesmas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik dr. Anik Luthfiyah, M.Ked.Trop.

Di tengah pemaparannya, dr. Anik membahas isu kehamilan remaja. Ini menjadi masalah yang cukup banyak tercatat.

“Tercatat jumlah kehamilan remaja Kabupaten Gresik tahun 2023 sebanyak 187 dan tahun 2024 sebanyak 118,” ujarnya di lantai 3 Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik, Jawa Timur, Ahad (12/1/2024) pagi.

Angka ini mencakup kehamilan remaja di luar nikah maupun yang sudah menikah. “Data kami mencatat kehamilan di bawah 19 tahun, sesuai definisi Undang-Undang Perkawinan Anak,” terang alumnus Universitas Airlangga ini pada Pelatihan Motivator Pashmina yang PDNA Gresik selenggarakan.

Pada data Laporan Bulanan KIA yang ia tampilkan di layar proyektor, tampak kecamatan yang tergolong banyak tercatat kasus ini pada 2024. Yakni Cerme (18), Tambak (12), Sangkapura (12), Benjeng (11), dan Driyorejo (10). Adapun kecamatan lainnya berkisar antara 0-9 kasus.

Baca Juga:  Penampilan Siswa Sekolah Kreatif Menganti Memukau Pengunjung Icon Mall

Data tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya. Bedanya, di tahun 2023, kasus tertinggi tercatat di Menganti (30), Wringinanom (22), Driyorejo (15), dan Benjeng (14).

Tingkat kehamilan pada remaja di Gresik terungkap. Pasalnya, isu ini termasuk salah satu program prioritas bidang kesehatan yang disampaikan Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Gresik dr. Anik Luthfiyah, M.Ked.Trop.
Kehamilan Remaja di Gresik 2023-2024. (Tagar.co/Anik Luthfiyah)

Peran Pashmina

Karena itulah, kata dr. Anik, salah satu peran Pashmina ialah mengenalkan kesehatan reproduksi kepada remaja. “Mulai dari pengenalan pubertas, organ reproduksi, fungsi reproduksi, dan infeksi penularan seksual,” paparnya di hadapan calon motivator Pashmina yang merupakan kader perempuan muda Muhammadiyah itu.

Pashmina merupakan akronim dari Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah. Pada forum yang sama, Sekretaris Tim Pashmina Jatim Nia Ambarwati, AMd.Kep menjelaskan lebih lanjut.

“Pashmina adalah wadah berkumpulnya para remaja dalam mengembangkan diri, bertukar pikiran tentang kesehatan dan kesehatan reproduksi, pengembangan diri, dan konsultasi yang terdiri atas pos layanan kesehatan yang terintegrasi,” terangnya.

Dokter Anik selanjutnya memberikan pesan moral yang bisa tim Pashmina ingatkan kepada para remaja sebagai bentuk tanggung jawab kesehatan reproduksinya. Ialah dengan melakukan kegiatan positif, memilih lingkungan pergaulan yang baik, menghindari pergaulan bebas, serta memperkuat mental dan kepribadian. (#)

Baca Juga:  Al-Kahfi, Awarding, dan Pesan Nabi di Momen Pembiasaan Klasikal Spemdalas

Jurnalis Lu’luatul Usroh Penyunting Sayyidah Nuriyah