
Muhammad Adib tak pernah menyangka namanya masuk sebagai 60 finalis OSN Astronomi. Dukungan orang tua dan sekolah menjadi energi besar yang mengantarkannya menorehkan sejarah bagi Smamsatu Gresik.
Tagar.co – Sejarah baru tercipta di SMA Muhammadiyah 1 Gresik (Smamsatu) Gresik. Muhammad Adib, siswa kelas XII-Virtual, berhasil menembus jajaran 60 finalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 bidang Astronomi.
Ia akan bertanding di Universitas Muhammadiyah Malang pada 6–12 Oktober 2025 mendatang, membawa nama Smamsatu untuk kali pertama kali ke panggung final OSN tingkat nasional.
Baca juga: Muhammad Adib, Siswa Kelas Virtual Smamsatu Tembus 100 Besar OSN Astronomi Nasional 2025
Pengumuman resmi itu dirilis Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pada 14 September 2025.
Dari 900 semifinalis OSN berbagai bidang, hanya 540 siswa yang berhasil lolos ke babak final. Di bidang Astronomi, persaingan lebih ketat: hanya 60 siswa terpilih, salah satunya Adib dari Gresik.
Rasa Syukur dan Dukungan Orang Tua
Saat namanya tercantum dalam daftar finalis, Adib mengaku hampir tak percaya.
“Saya terkejut melihat nama saya masuk daftar finalis OSN. Perasaan senang dan gembira langsung membanjiri pikiran saya. Saya sujud syukur, dan melihat tatapan bangga orang tua membuat momen ini semakin manis,” ungkapnya penuh haru, Selasa 16 September 2025.
Klik dan baca: Pengumuman Peserta Nasional OSN Jenjang SMA 2025
Meski awalnya tidak banyak berharap, ia bertekad tetap tampil maksimal di final. “Hasil saat ini sudah jauh melebihi ekspektasi saya. Namun saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Peran Sekolah dan Persiapan Intensif
Adib tak lupa menegaskan bahwa pencapaiannya adalah buah kolaborasi. “Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari peran sekolah. Mulai dari fasilitas khusus, bimbingan intensif bersama mentor, buku yang lengkap, hingga dispensasi belajar. Semua itu sangat membantu,” jelasnya.
Menjelang final, ia memperdalam teori astronomi dari buku, jurnal penelitian, hingga latihan soal tingkat internasional. Menariknya, ia juga memanfaatkan artificial intelligence (AI) untuk mengasah soal-soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.
Kebanggaan Smamsatu
Kepala Smamsatu, Nurul Ilmiyah, menyampaikan apresiasi atas capaian siswanya. “Prestasi Adib adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, doa, dan dukungan semua pihak, siswa Smamsatu mampu bersaing di tingkat nasional. Kami sangat bangga dan berharap Adib bisa terus mengukir sejarah hingga meraih medali pada babak final nanti,” tegasnya.
Lolosnya Adib ke final OSN Astronomi bukan sekadar pencapaian personal, tetapi juga tonggak sejarah bagi Smamsatu. Untuk kali pertama, sekolah ini melahirkan finalis OSN nasional, menorehkan catatan prestasi yang akan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. (#)
Jurnalis Akhmad Akmal Rifqi Penyunting Mohammad Nurfatoni












