Feature

SD Muri Perkuat Kompetensi Guru lewat Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran

181
×

SD Muri Perkuat Kompetensi Guru lewat Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran

Sebarkan artikel ini

Penyampaian materi oleh Ustazah Dita Rahmania, S.Pd. (Tagar.co/Nurul Ainia)

Sebanyak 24 guru SD Muri mengikuti pelatihan digitalisasi pembelajaran untuk memperkuat mutu pendidikan berbasis teknologi dan menciptakan proses belajar yang lebih aktif, menyenangkan, serta bermakna.

Tagar.co — Komitmen SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri) Gresik, Jawa Timur, dalam memperkuat mutu pembelajaran di era digital terus diwujudkan secara nyata.

Pada Senin, 5 Januari 2026, sekolah ini menggelar Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran dengan Media Interaktif PID (Papan Interaktif Digital) dan Situs Rumah Pendidikan yang diikuti oleh 24 guru.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi sekolah dalam mendukung transformasi pembelajaran sekaligus meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan secara efektif dan bermakna.

Baca juga: Semangat Baru Semester Genap, SD Muri Kebomas Perkuat Karakter Siswa lewat 5S dan Filantropi

Pelatihan dipandu oleh Ustadzah Dita Rahmania, S.Pd., yang menyampaikan materi secara sistematis, aplikatif, dan mudah dipraktikkan.

Para guru tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual tentang urgensi digitalisasi pembelajaran, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) serta eksplorasi berbagai fitur pada Situs Rumah Pendidikan.

Baca Juga:  SD Muhammadiyah 1 Kebomas Gelar Survei Pendidikan Karakter untuk Orang Tua

Dalam pemaparannya, Ustazah Dita, sapaannya, menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran tidak semata-mata soal penguasaan teknologi, melainkan bagaimana teknologi tersebut mampu memperkaya interaksi guru dan siswa di ruang kelas.

“Digitalisasi pembelajaran bertujuan menciptakan proses belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna. Guru memiliki peran strategis dalam memilih serta memanfaatkan media digital secara tepat sesuai kebutuhan peserta didik,” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta terlibat dalam praktik langsung penggunaan media pembelajaran digital. Mereka juga diajak mengembangkan kreativitas dalam menyusun materi ajar agar lebih interaktif dan menarik bagi siswa.

Kepala SD Muri, Riza Agustina Wahyu Setiawati, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut dan berharap ilmu yang diperoleh dapat segera diimplementasikan dalam pembelajaran sehari-hari.

“Sebagai pendidik Muhammadiyah, kita dituntut untuk terus belajar dan berinovasi. Teknologi harus menjadi sarana dakwah dan pencerahan, bukan sekadar alat, agar lahir generasi yang unggul dalam ilmu, kuat dalam iman, dan luhur dalam akhlak,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mengungkap Rahasia Berita Viral

Menurutnya, melalui pelatihan ini, SD Muri meneguhkan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang modern, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

“Pemanfaatan media interaktif dan platform pendidikan digital diharapkan mampu memberi dampak signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran sekaligus penguatan profesionalisme guru secara berkelanjutan,” tuturnya. (#)

Jurnalis Ika Heri Pratiwi Penyunting Mohammad Nurfatoni