Feature

Penjelasan Mendikdasmen tentang Deep Learning untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan

42
×

Penjelasan Mendikdasmen tentang Deep Learning untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Mendikdasmen Abdul Mu'ti (kanan) dalam Kuliah Tamu "Implementasi Deep Learning dalam Peningkatan Mutu Pendidikan untuk Semua" di Universitas Negeri Malang, Kamis 13 Februari 2025.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti (kanan) dalam Kuliah Tamu “Implementasi Deep Learning dalam Peningkatan Mutu Pendidikan untuk Semua” di Universitas Negeri Malang, Kamis 13 Februari 2025.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan penerapan Deep Learning untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dengan tiga prinsip utama, pendekatan ini mendorong pembelajaran yang lebih bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan setiap individu.

Tagar.co – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya penerapan konsep Deep Learning dalam sistem pendidikan nasional sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kota Malang, Jawa Timur, Menteri Mu’ti menjadi narasumber dalam kuliah tamu di Universitas Negeri Malang, di mana ia mengupas peran Deep Learning dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berorientasi pada pengembangan individu.

Baca juga: Tiga Pilar dalam Pembelajaran Deep Learning

”Pintu pertama untuk melakukan learning yang mendalam itu adalah attention. Di mana perhatian ini merupakan sebuah proses yang melibatkan panca indera manusia, sehingga kemampuan, pengalaman, dan pengetahuan yang dimiliki menjadi pemantik rasa ingin tahu yang lebih jauh dalam proses belajar,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti, dalam paparannya di Universitas Negeri Malang, Kamis (13/2/25).

Baca Juga:  Terbang ke Makassar, SD Almadany Jemput Undangan Istimewa Kemendikdasmen

Lebih lanjut, Menteri Mu’ti menekankan pembelajaran yang mendalam tidak sekadar menyerap informasi, tetapi juga menemukan makna di dalamnya. Menurutnya, inilah yang membuat proses belajar menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. “Deep Learning mendorong bagaimana belajar mampu memuliakan manusia dengan segala perbedaan kemampuan dan keahliannya,” tuturnya.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersmaa peserta Kuliah Tamu “Implementasi Deep Learning dalam Peningkatan Mutu Pendidikan untuk Semua” di Universitas Negeri Malang, Kamis 13 Februari 2025.

 

Tiga Prinsip Utama

Di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Negeri Malang, Menteri Mu’ti menyoroti bahwa setiap individu memiliki pendekatan unik dalam memahami suatu materi. Untuk mendukung hal tersebut, ia menegaskan bahwa Deep Learning harus berlandaskan tiga prinsip utama.

“Prinsip pertama yaitu mindful, di mana hal ini berarti bahwa proses yang berlangsung dilakukan dengan penuh kesadaran. Dalam konteks kelas, seorang guru harus mengedepankan rasa penghormatan kepada seluruh muridnya serta memberikan ruang bagi mereka untuk menemukan cara belajar yang paling efektif, ungkap Mu’ti, dikutip dari siaran pers Kemendikdasmen yang diterima Tagar.co, Jumat (14/2/25) pagi.

“Lalu, prinsip kedua adalah meaningful, yaitu memastikan bahwa pembelajaran tidak hanya sekadar transfer ilmu, tetapi juga membantu peserta didik memahami manfaatnya dalam kehidupan nyata. Dan ketiga, yaitu joyful, yakni memberikan apresiasi terhadap pemahaman yang diperoleh serta bagaimana ilmu tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Wujudkan Deep Learning, UMM Kembangkan Modul Ajar Berbasis STEM

Menteri Mu’ti juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan Deep Learning sangat bergantung pada penyederhanaan materi ajar. Ia menekankan bahwa materi yang diberikan harus sesuai dengan kapasitas peserta didik, menitikberatkan pada nilai pembelajaran, serta dapat diadaptasikan dalam berbagai konteks kehidupan.

“Nilai harus melekat pada semua mata pembelajaran, dan nilai menjadi makna utama dari proses pembelajaran. Oleh karena itu, selain aspek pengetahuan dan kemampuan, Deep Learning juga harus mengedepankan pentingnya nilai,” tutup Menteri Mu’ti. (#)

Penyunting Mohamamd Nurfatoni