Feature

Pelukan Hangat Siswa SMK Milan untuk Lansia di Social Day

39
×

Pelukan Hangat Siswa SMK Milan untuk Lansia di Social Day

Sebarkan artikel ini
Suasana Social Day yang digelar SMK Teladan di Griya Lansia Miftahul Janah, Tulangan, Sidoarjo, Selasa 9 September 2025. Para siswa duduk rapi berhadap-hadapan dengan para lansia. Suasana penuh keakraban ini menjadi bagian dari kegiatan bakti sosial bertajuk Social Day yang mengajarkan empati dan kepedulian sosial sejak dini. (Tagar.co/Widiyanti)

Tak hanya belajar teori di kelas, siswa SMK Milan turun langsung menebar kasih sayang di Griya Lansia Miftahul Janah. Senyum tulus para lansia menjadi hadiah berharga atas aksi sosial ini.

Tagar.co – Puluhan siswa SMK Muhammadiyah 3 Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur, atau yang akrab disebut SMK Milan, Selasa pagi 9 September 2025 itu tampak bersemangat di halaman sekolah. Hari itu, mereka mengikuti kegiatan bakti sosial bertajuk Social Day, yang digelar di Griya Lansia Miftahul Janah, Tulangan, Sidoarjo.

Suasana hangat langsung terasa saat siswa-siswa angkatan pertama program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) ini disambut pengurus panti dan para lansia. Wajah-wajah keriput mereka berseri-seri menyambut kehadiran anak-anak muda itu.

Kepala SMK Milan, Muhammad Arief, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari diskusi mendalam bersama guru dan siswa.

“Kami ingin memberikan pengalaman nyata tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama. Kisah-kisah Rasulullah SAW yang selalu menghormati dan menyayangi orang tua serta kaum dhuafa menjadi inspirasi utama kami,” ujar Arief.

Baca Juga:  Resmikan Revitalisasi 37 Sekolah di Sidoarjo, Abdul Mu’ti Ingatkan Ancaman Scroll Generation

Ia menambahkan, di era digital saat ini, nilai-nilai kemanusiaan kerap terlupakan, sehingga perlu ditanamkan sejak dini.

Penghuni Griya Lansia Miftahul Janah, Tulangan, Sidoarjo, dalam Social Day yang digelar SMK Teladan Selasa 9 September 2025 (Tagar.co/Widiyanti)

Prosesi Acara

Setelah pembelajaran usai, sekitar pukul 13.00 WIB, siswa berkumpul di halaman sekolah sebelum berangkat menuju panti lansia. Setibanya di lokasi, acara diawali dengan sambutan singkat dari kepala sekolah.

Ia menyampaikan ceramah tentang keutamaan berbakti dan menyayangi orang tua, serta mengutip hadis Rasulullah SAW yang menekankan pentingnya berbuat baik kepada orang-orang yang lebih tua.

“Rasulullah SAW adalah teladan terbaik. Beliau tidak pernah membedakan kasih sayangnya, bahkan kepada orang yang bukan sanak saudara. Beliau selalu menyayangi dan mengasihi orang-orang yang lemah dan membutuhkan,” terang Arief.

Suasana semakin hangat ketika para siswa duduk rapi berhadap-hadapan dengan para lansia di ruang pertemuan. Di hadapan mereka terhampar aneka hidangan sederhana berupa buah-buahan, kue, dan minuman.

Tampak para lansia tersenyum tulus menyambut kehadiran generasi muda itu, sementara siswa-siswa SMK Milan dengan khidmat menyimak cerita kehidupan mereka. Kehangatan perjumpaan ini seolah menghapus jarak usia, menghadirkan ruang kebersamaan yang penuh makna.

Baca Juga:  SMP/MTs Muhammadiyah Sidoarjo Siap Unjuk Prestasi di MYPO Malaysia–Singapura

Setelah sesi interaktif penuh canda tawa, puncak acara ditandai dengan penyerahan donasi berupa sembako dari seluruh civitas akademika SMK Milan.

Nurul Hidayati, S.Pd., wali kelas X DKV, menyampaikan kebanggaannya. “Kegiatan ini bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga kasih sayang dan perhatian. Ini adalah pendidikan karakter yang sesungguhnya. Saya berharap Social Day menjadi tradisi tahunan dan menular ke sekolah lain,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto. Haru dan bahagia terpancar dari wajah para lansia dan siswa. Tidak hanya memberikan manfaat bagi para lansia, kegiatan ini juga menjadi pelajaran berharga bagi siswa tentang arti kepedulian, empati, dan berbagi.

Melalui Social Day, SMK Milan membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya menekankan kecerdasan akademis, tetapi juga pembentukan karakter islami yang bermanfaat bagi masyarakat. (#)

Jurnalis Widiyanti Penyunting Mohammad Nurfatoni