Feature

Mahasiswa KKN UM Surabaya Edukasi Prolanis ke Lansia Desa Pesanggrahan

17
×

Mahasiswa KKN UM Surabaya Edukasi Prolanis ke Lansia Desa Pesanggrahan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN UM Surabaya gelar senam pagi dan edukasi Prolanis. Mereka berupaya mendorong hidup sehat dan memperkuat silaturahmi warga Desa Pesanggrahan.
Para warga Desa Pesanggrahan antusias cek kesehatan bersama Mahasiswa UM Surabaya. (Tagar.co/Lutfiah Rohmawati)

Mahasiswa KKN UM Surabaya gelar senam pagi dan edukasi Prolanis. Mereka berupaya mendorong hidup sehat dan memperkuat silaturahmi warga Desa Pesanggrahan.

Tagar.co — Pagi yang cerah mengiringi semangat warga yang berbondong-bondong menuju Balai Desa Pesanggrahan, Jumat, 25 Juli 2025. Bukan untuk rapat, melainkan untuk menggerakkan tubuh dalam kegiatan senam pagi.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 14 Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya memandu senam tersebut. Sejak pukul 06.00 WIB, musik senam menggema, mengiringi gerakan ringan khusus agar semua kalangan mudah mengikutinya. Termasuk para lansia yang tergabung dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Antusiasme warga begitu tinggi, terlihat dari senyum dan semangat mereka saat mengikuti setiap gerakan.  Lebih dari sekadar olahraga, senam pagi ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat, mempererat hubungan antarwarga di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, dan mahasiswa KKN.

Baca Juga: Mahasiswa KKN UM Surabaya Periksa Kesehatan Lansia di Desa Gondang Kulon

Mahasiswa KKN UM Surabaya gelar senam pagi dan edukasi Prolanis. Mereka berupaya mendorong hidup sehat dan memperkuat silaturahmi warga Desa Pesanggrahan.
Mahasiswa UM Surabaya cek kesehatan lansia di Desa Pesanggrahan. (Tagar.co/Lutfiah Rohmawati)

Edukasi Prolanis: Kunci Hidup Sehat

Usai berkeringat, kegiatan berlanjut dengan sesi edukasi yang tak kalah penting. Mahasiswa KKN memberikan penyuluhan tentang Prolanis, program yang bertujuan membantu masyarakat mengelola penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi secara mandiri.

Baca Juga:  Kisahkan Bilal, Guru Spemdalas Sentuh Hati Siswa SD Muhammadiyah Sidayu

Mereka memaparkan pentingnya pola hidup sehat. Mulai dari menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, hingga pemeriksaan kesehatan berkala. Tim mahasiswa juga membagikan informasi mengenai pengobatan yang tepat, cara mengelola stres, dan upaya pencegahan komplikasi.

“Kami ingin memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Dengan senam pagi dan Prolanis ini, kami berharap warga Desa Pesanggrahan dapat lebih sadar dalam menjaga kesehatan, khususnya bagi mereka yang memiliki penyakit kronis agar kualitas hidup mereka dapat meningkat,” ujar Muhammad Zidane, Ketua Kelompok KKN 14.

Baca Juga: Mahasiswa UM Surabaya Bekali Guru SD dengan KKA dan Literasi

Mahasiswa KKN UM Surabaya gelar senam pagi dan edukasi Prolanis. Mereka berupaya mendorong hidup sehat dan memperkuat silaturahmi warga Desa Pesanggrahan.
Warga Desa Pesanggrahan dan mahasiswa KKN UM Surabaya foto bersama usai edukasi Prolanis. (Tagar.co/Lutfiah Rohmawati)

Sinergi Positif untuk Kesehatan Berkelanjutan

Program yang mahasiswa KKN inisiasi tersebut mendapat sambutan baik dari warga. Salah seorang peserta lansia yang merupakan anggota Prolanis mengungkapkan rasa syukurnya.

“Saya merasa senam pagi ini sangat bermanfaat, terutama dengan adanya penyuluhan tentang cara mengelola penyakit saya. Semoga kegiatan ini terus ada sehingga kami bisa hidup lebih sehat,” ujarnya penuh harap.

Zidane pun berharap, sinergi antara mahasiswa dan masyarakat ini tidak hanya menjadi momen sesaat, melainkan menjadi pemicu untuk pembangunan kesehatan yang berkelanjutan di desa. Program ini membuktikan, kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat mampu mewujudkan desa yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. (#)

Baca Juga:  Spemdalas Raih 5 Emas Olympicad VIII Makassar

Jurnalis Lutfiah Rohmawati Penyunting Sayyidah Nuriyah