Feature

Guru Qur’an Mugeb Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Metode Tajdid

34
×

Guru Qur’an Mugeb Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Metode Tajdid

Sebarkan artikel ini
Guru Al-Quran SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik ikuti upgrading mengajar Al-Qur'an metode Tajdied. Tingkatkan kualitas ajar, mereka siap hadapi tahun ajaran baru 2025/2026.
Misbahul Munir, S.Pd.I, Ketua Tajdid Center PWM Jawa Timur, memandu para pengajar Al-Qur’an Mugeb Primary School. (Tagar.co/Ilmi Zahrotin Faidzullah Alhamidy)

Guru Al-Quran SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik ikuti upgrading mengajar Al-Qur’an metode Tajdid. Tingkatkan kualitas ajar, mereka siap hadapi tahun ajaran baru 2025/2026.

Tagar.co – Menjelang tahun ajaran 2025/2026, SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb Primary School) gencar melakukan berbagai pelatihan untuk para guru. Termasuk untuk guru pengajar Al-Qur’an. Mereka secara antusias mengikuti upgrading metode Tajdid.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur’an bagi siswa, demi menyongsong tahun ajaran baru dengan kesiapan optimal. Sebanyak 23 guru pengajar Al-Qur’an mengikuti pelatihan dengan panduan Misbahul Munir, S.Pd.I, Ketua Tajdied Center Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

Selama sehari penuh, Kamis (10/7/2025), para guru fokus menyerap setiap pemaparan materi oleh ustaz yang akrab disapa Anang itu. Seluruh prosesnya berlangsung di ruang kelas VI Shiddiq.

Seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya, sang pencetus metode Tajdid itu selalu memberikan kesempatan kepada peserta untuk langsung praktik cara mengajar pakai metode tersebut. Suasana ruangan tetap cair dan penuh keceriaan, berseling gelak tawa peserta, sehingga jauh dari kesan tegang.

Baca Juga:  Blak-blakan demi Masa Depan Remaja: Dokter Edukasi Reproduksi di Sekolah Rakyat

Syaiful Rizal, S.Pd.I, salah seorang peserta upgrading, menjadi yang pertama maju mempraktikkan pengajaran menggunakan metode Tajdid. “Password 5a, nun atau huruf lain, jika bersukun, dibaca idhar, membacanya jelas,” terang Rizal, saat mencoba praktik mengajar.

Berbagi Pengalaman

Ia kemudian meminta peserta lain untuk mengikuti ucapannya, guna membantu mereka mengingat kaidah tersebut. Dalam kesempatan singkat itu, para peserta tidak hanya mengulas materi dan praktik mengajar, tetapi juga berbagi pengalaman terkait evaluasi hasil pengajaran selama setahun terakhir. Beberapa peserta secara antusias membagikan pengalaman mereka dalam menggunakan metode Tajdid di kelas.

Nur Hamidah, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Pembiasaan dan Pembinaan Karakter, mengungkapkan perkembangan positif dalam kemampuan mengaji anak-anak yang menggunakan metode Tajdid tahun ini. “Alhamdulillah, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Hal senada juga datang dari Asmaul Husna, S.Pd. Koordinator Bidang Al-Islam, Ke-Muhammadiyahan, Bahasa Arab, Al-Qur’an (Ismubaqu). “Betul, alhamdulillah meningkat. Namun, kami masih mencari solusi untuk anak-anak yang masih kurang dalam membaca Al-Qur’an,” kata Asmaul seraya berdiskusi dengan Anang dalam sesi berbagi.

Baca Juga:  Smamio Torehkan Empat Medali di Olympicad Makassar

Diskusi ini mencerminkan komitmen sekolah untuk terus berinovasi dan mencari solusi terbaik demi meningkatkan kemampuan literasi Al-Qur’an seluruh siswa. (#)

Jurnalis Ilmi Zahrotin Faidzullah Alhamidy Penyunting Sayyidah Nuriyah