Feature

Edukasi Antihipertensi di Panti Asuhan Aisyiyah: Pesan Sehat dari Tim Farmasi Umla

21
×

Edukasi Antihipertensi di Panti Asuhan Aisyiyah: Pesan Sehat dari Tim Farmasi Umla

Sebarkan artikel ini
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi S1 Farmasi Umla di Panti Asuhan Aisyiyah Babat Lamongan

Tim PKM Farmasi Umla hadir di Panti Asuhan Aisyiyah Babat, mengedukasi pentingnya patuh minum obat antihipertensi dan mengenalkan diet DASH sebagai pola hidup sehat penunjang terapi pasien hipertensi.

Tagar.co – Suasana siang itu di Panti Asuhan Aisyiyah Babat, Lamongan, Jawa Timur, terasa berbeda. Anak-anak dan pengurus panti terlihat antusias menyimak penjelasan dari dua apoteker muda Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), 12 Agustus 2025.

Mereka bukan sekadar berbagi ilmu, melainkan membawa misi penting: mengajarkan cara penggunaan obat antihipertensi yang tepat sekaligus memperkenalkan pola makan sehat melalui diet DASH (Dietary Approach to Stop Hypertension).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi S1 Farmasi Umla. Tim yang dipimpin oleh apt. Primanitha Ria Utami, M.Farm., bersama apt. Syafira Nur Hayati, M.Farm., ingin mengingatkan kembali bahwa hipertensi masih menjadi “silent killer” yang mengintai banyak orang.

Patuh Obat dan Gaya Hidup Sehat

Dalam sesi edukasi, tim PKM Umla menekankan pentingnya kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi. Primanitha menyampaikan, kepatuhan bukan hanya soal minum obat tepat waktu, tetapi juga soal kesadaran menjaga pola hidup.

Baca Juga:  Sepuluh Menit Ludes, Nasyiatul Aisyiyah Sidayu Bagikan 200 Paket Takjil Ramah Lingkungan

“Penting sekali memperhatikan anjuran klinisi dan apoteker. Jangan pernah menghentikan obat antihipertensi tanpa sepengetahuan dokter. Hasil yang optimal hanya bisa didapat jika pasien rutin minum obat sesuai dosis, ditambah pola hidup sehat,” jelasnya.

Selain itu, pola diet DASH diperkenalkan sebagai strategi non-farmakologis yang bisa memperkuat terapi. Diet ini menekankan konsumsi buah, sayur, biji-bijian, serta pengurangan garam dan lemak jenuh, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami.

Apresiasi dari Panti

Pengurus Panti Asuhan Aisyiyah Babat menyampaikan terima kasih atas kegiatan yang telah menjadi agenda rutin Umla setiap tahun. Bagi mereka, edukasi kesehatan semacam ini sangat bermanfaat, apalagi menyasar kelompok yang rentan mengalami hipertensi.

Melalui kegiatan ini, tim PKM Farmasi Umla berharap kesadaran masyarakat tentang hipertensi semakin meningkat. Bahwa keberhasilan terapi tidak semata bergantung pada obat, tetapi juga pada disiplin pasien dan dukungan lingkungan sekitarnya.

“Harapan kami, masyarakat bisa lebih mawas diri dalam menjaga kesehatan. Kepatuhan terhadap aturan minum obat dan penerapan pola hidup sehat adalah kunci utama,” tambah Syafira.

Baca Juga:  Sepuluh Menit Ludes, Nasyiatul Aisyiyah Sidayu Bagikan 200 Paket Takjil Ramah Lingkungan

Kegiatan yang sederhana ini menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Dari ruang panti yang hangat, pesan penting itu bergema: kesehatan adalah investasi, dan setiap orang berhak mendapat kesempatan untuk menjaganya dengan baik. (#)

Jurnalis Rohmat Penyunting Mohammad Nurfatoni