Feature

DPD RI Apresiasi Terobosan Kemendikdasmen dalam Sistem Penerimaan Murid Baru

25
×

DPD RI Apresiasi Terobosan Kemendikdasmen dalam Sistem Penerimaan Murid Baru

Sebarkan artikel ini
Pertemuan Mendikdasmen dan Komite III DPD RI, Senin (3/2/25)

DPD RI dukung penuh Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kemendikdasmen. Langkah maju untuk pendidikan inklusif dan berkeadilan!

Tagar.co– Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menyatakan dukungan penuh terhadap perubahan sistem penerimaan peserta didik baru dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Dukungan ini disampaikan dalam rapat kerja antara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dengan Komite III DPD RI di Jakarta, Senin (3/4/2025).

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk menciptakan sistem yang lebih adil dan inklusif. “Untuk tingkat SMP ada perubahan menyangkut presentasi masing-masing jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi berdasarkan kajian kami. Kemudian, jenjang SMA akan dilaksanakan dengan sistem rayonisasi,” ujarnya.

Baca juga: Genjot Kesejahteraan Guru: TPG Langsung ke Rekening, Bantuan untuk Honorer Disiapkan

Selain itu, jalur prestasi yang sebelumnya hanya mencakup prestasi akademik dan non-akademik, akan diperluas dengan menambahkan jalur prestasi kepemimpinan. “Dengan adanya jalur ini, diharapkan siswa yang memiliki pengalaman kepemimpinan, dapat diberikan kesempatan lebih besar untuk mengakses pendidikan,” jelasnya.

Baca Juga:  Di Tengah Keterbatasan, Murid SLB Membuktikan Diri lewat TKA

Kebijakan lain yang tak kalah penting adalah alokasi dana khusus bagi lembaga pendidikan swasta yang terakreditasi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa siswa yang tidak diterima di sekolah negeri tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan di sekolah swasta dengan dukungan dari pemerintah daerah.

Dukungan terhadap perubahan ini datang dari berbagai anggota Komite III DPD RI. Hasby Yusuf, anggota Komite III DPD RI dari Maluku Utara, menyampaikan apresiasi atas respons pemerintah terhadap masukan dari stakeholder pendidikan dan guru di daerah.

“Terkait penerimaan murid baru, termasuk zonasi menjadi domisili dan pemerataan sekolah negeri dan swasta, Pak Menteri telah memulai suatu aura positif untuk kebijakan pendidikan kita,” katanya.

Senada dengan Hasby, Lia Istifhama, anggota Komite III DPD RI dari Jawa Timur, juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan oleh Kemendikdasmen. “Kami mengapresiasi konsep deep learning, swakelola dalam rehabilitasi sekolah, dan teknis pelaporan guru. Kemudian kebijakan pembatasan siswa di sekolah negeri dan pemerataan dengan sekolah swasta pun sangat luar biasa,” tuturnya.

Baca Juga:  Terbang ke Makassar, SD Almadany Jemput Undangan Istimewa Kemendikdasmen

Dengan berbagai kebijakan ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berharap dapat mewujudkan sistem pendidikan yang lebih inklusif, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik dan tenaga pendidik di Indonesia. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni