Feature

Pantai Wotgalih Berkumandang Mars Muhammadiyah

47
×

Pantai Wotgalih Berkumandang Mars Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Pantai Wotgalih Lumajang, Ahad (19/4/2026), sejak pagi hingga siang tampak meriah. Terdengar Mars Muhammadiyah menggema di sini.
Warga Aisyiyah dan Muhammadiyah Tekung dan Yosowilangun senam pagi di Pantai Wotgalih. (Tagar.co/Diah)

Tagar.co – Pantai Wotgalih Lumajang, Ahad (19/4/2026), sejak pagi hingga siang tampak meriah. Terdengar Mars Muhammadiyah menggema di sini.

Hari itu rombongan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Yosowilangun dan Tekung Lumajang bergabung menggelar halalbihalal di tempat itu.

Acara mengambil tema teguhkan silahturahmi, satukan langkah menuju Muhammadiyah berkemajuan.

Hadir di acara ini penasihat PCM Yosowilangun, Satun, Penasihat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lumajang, Suharyo AP, Ketua PCM Tekung Habib Muttaqin, Ketua PCA Tekung Tutik, Ketua PCA Yosowilangun Hj. Tukiyawati, para pimpinan PCM dan PCA Yosowilangun dan Tekung dan warga persyarikatan, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, pengurus amal usaha Muhammadiyah.

Acara dimulai pukul 08.00 diawali dengan senam bersama dipandu dua instruktur  super energik dari komunitas seni nusantara untuk membangkitkan semangat para peserta.

Wajah penuh semangat, ceria dan teriakan terlepas bebas dari para ibunda saat mengikuti senam. Meskipun sudah berumur tidak memangkas antusias dan semangat.

Instruktur senam membawakan gerakan melatih kekuatan otot tangan, melatih keseimbangan otak, dan kekuatan otot kaki.

Baca Juga:  IGABA Sidoarjo Gelar Halalbihalal dan Bagi Bingkisan

Acara halalbihalal dibuka dengan penampilan anak-anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal 05 Wotgalih dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 03 Tekung. Acara dipandu oleh Lilies Pujaharwati dan Iswarini.

Ketua Umum PCA Yosowilangun Tukiyawati mengucapkan terima kasih kepada PCM dan PCA Tekung. Acara ini merupakan inisiatif dua Pimpinan Cabang tersebut. Tukiyawati bersyukur acara tadabur alam ini bisa terlaksana. Harapannya kegiatan seperti ini bisa berlanjut. Kegiatan ini ditanggung bersama dua pimpinan cabang ini.

”Konsumsi setiap Pimpinan Ranting membawa sendiri-sendiri. Ini menciptakan kekompakan para kader Aisyiyah,” ujarnya.

Belajar dan bergembira menjadi jargon yang disampaikan oleh pamandu acara Lilies dan Iswarini diikuti oleh seluruh peserta.

Acara halalbihalal PCM Yosowilangun dan Tekung. (Tagar.co/Diah)

Ketua PCM Tekung Habib Muttaqin melontarkan pantun.

Jika Antartika ada di tepian bumi, maka kehadiran kita di sini untuk silahturahmi.

Mlaku ngidul terus ketemu segoro, mbasan mandeng menduwur ketemu mendung,

podo gemuruh lan bahagia warga Muhammadiyah Yoso kepanggih warga Muhammadiyah Tekung.

Habib mengatakan, hadir di sini untuk tholabul ilmu dan bersenang-senang. Ini merupakan hasil dari musyawarah bersama, awalnya acara ini digelar oleh masing-masing pimpinan cabang.

Baca Juga:  Masjid Uranggantung Kejutan Baru PCM Candipuro

”Mendengar kabar kedua pimpinan cabang ingin mengadakan acara bersama, maka kedua pimpinan cabang saling berkomunikasi. Inilah hasil kesepakatan bersama Ketua PCM Yosowilangun Pak H. Muakhlan,” ujarnya.

Lokasi acara di pantai, kata dia, supaya halalbihalal bernuansa rekreatif. Sering disebut tadabur alam. ”Halalbihalal tidak harus digelar di gedung, karena sang surya akan selalu bersinar di manapun,” ujar Habib lagi.

Penasihat PDM Lumajang, Suharyo AP dalam tausiahnya menyampaikan, acara ini memberi inspirasi. ”Insyaallah pulang dari tempat ini kalau ketemu dengan PDM nanti sampaikan usul bagaimana kalau halalbihalal tahun depan seluruh PCM dan PCA Kabupaten Lumajang, Ortom diadakan di Pantai Wotgalih, kita penuhi area ini dengan bendera Muhammadiyah supaya berkemajuan,” katanya.

Lantas dia mengutip surat Ali Imran ayat 17. Allah menghendaki kita menjadi orang yang sabar, bukan orang yang temperamental, emosional, bukan orang yang tidak mau berpikir panjang.

Dia menjelaskan, sabar menurut Nabi Muhammad Saw menyangkut tiga hal. Sabar ketika menunaikan perintah Allah, sabar ketika menjauhi larangan Allah, dan sabar menerima musibah.

Baca Juga:  Sosialisasi E-KTAM Bikin Kaget Begitu Muncul Tagihan Iuran

Di penghujung acara ditutup dengan makan bersama dan pembagian doorprize. Doorprize yang disediakan oleh panitia sangat beragam. Diundi satu persatu.

Saat nomor pemenang keluar, pemiliknya ada yang lari-lari mengambil hadiah. Ada yang posisi sudah di atas motor. Langsung turun sambil pakai helm. Ada juga yang lagi makan langsung lari menuju panitia. (#)

Jurnalis Diah Nur Fitriah Penyunting Sugeng Purwanto