Feature

IsmuTrip, Cara SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo agar Siswa Belajar dari Alam, Dekat dengan Allah

64
×

IsmuTrip, Cara SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo agar Siswa Belajar dari Alam, Dekat dengan Allah

Sebarkan artikel ini
SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo
Siswa kelas II SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo sedang mengikuti kegiatan IsmuTrip di Claket Pacet Mojokerto, Kamis (29/1/2026) (Istimewa/Tagar.co)

Panorama indah, IsmuTrip ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati dan jiwa

Tagar.co – Sebanyak 180 siswa kelas II SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo bersama 25 guru dan pendamping  mengikuti kegiatan IsmuTrip yang digabung dengan siswa kelas 1, Kamis (29/1/2026).

Rombongan berangkat pukul 06.00 WIB menuju Pondok Pak Guru Claket Pacet Mojokerto dengan menggunakan 11 mobil elf. Perjalanan ini bukan sekadar rekreasi, melainkan sarana pembelajaran karakter, ibadah, dan tadabur alam.

Kepala urusan Ismuba Ya’qub Chamidi, S.S, M.Pd. menyampaikan kegiatan IsmuTrip adalah program pembelajaran luar kelas yang mengintegrasikan ibadah, pembentukan karakter, dan pengenalan alam.

“Rangkaian kegiatan meliputi salat duha, kultum tentang 10 perbuatan baik murajaah hafalan Al-Qur’an, game kelompok menempel logo ortom Muhammadiyah, tadabur alam, makan siang berkelompok, serta salat dhuhur berjamaah,” katanya yang juga menjabat sebagai Wakil kepala sekolah.

Dia menuturkan, peserta kegiatan terdiri dari 106 siswa kelas 2, digabung dengan 75 siswa kelas 1, serta 25 guru pendamping. Kebersamaan antara siswa dan guru menjadi kekuatan utama dalam menjalankan seluruh aktivitas.

Baca Juga:  Harmonisasi Musik Bawa Mupus Spemdalas Raih Emas Olympicad VIII Makassar

“Kegiatan berlangsung sehari penuh, dimulai dari keberangkatan pukul 06.00 WIB dan berakhir dengan kepulangan tepat pukul 13.00 WIB,” tambahnya.

Lokasi kegiatan adalah Pondok Pak Guru Claket, lanjutnya, sebuah kawasan pegunungan yang sejuk dan segar. View alam yang indah, menambah nuansa spiritual dan kedekatan dengan Allah aang Pencipta.

Siswa SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo
Siswa kelas II SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo sedang mengikuti kegiatan IsmuTrip di Claket Pacet Mojokerto, Kamis (29/1/2026) (Istimewa/Tagar.co)

Membentuk Karakter Islami

Ya’qub Chamidi menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan keimanan melalui pembiasaan ibadah.

“Selain itu, juga membentuk karakter Islami dengan menanamkan nilai kesabaran, kebersamaan, berbagi, dan mengalah. Mengenalkan organisasi Islam Muhammadiyah melalui permainan edukatif. Menumbuhkan rasa syukur atas ciptaan Allah melalui tadabur alam. Mempererat ukhuwah Islamiyah antara siswa dan guru,” ungkapnya.

Kegiatan dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebersamaan. Setelah salat duha dan kultum di lapangan yang di pipimpin oleh ustadz Syaifudin, S.Pd.I, anak-anak murojaah hafalan Al-Qur’an Bersama guru BTQ.

Suasana pegunungan di Claket yang sejuk dan segar menjadi pelengkap yang tak ternilai. Anak-anak merasakan bahwa alam adalah kitab terbuka yang bisa dibaca untuk mengenal kebesaran Allah.

Baca Juga:  Siswa Spemdalas dan Mahasiswa Asal Tiongkok Belajar Batik Pitutur Cerme

Dengan udara dingin yang menenangkan dan panorama indah, IsmuTrip ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati dan jiwa. Mereka kemudian mengikuti game kelompok menempel logo ortom Muhammadiyah sebagai sarana belajar kerja sama dan kesabaran.

Puncak kegiatan adalah tadabur alam, di mana anak-anak berjalan bersama menyusuri alam pegunungan. Udara segar, pepohonan hijau, dan gemercik air, tanah yang basah dan licin setelah hujan tidak mematahkan semangat, justru membuat mereka semakin sadar akan nikmat Allah.

Setelah penjelajahan, anak-anak beristirahat dan makan siang secara berkelompok. Setiap wadah sederhana dibagi untuk lima anak, sehingga mereka belajar berbagi, sabar, dan mengalah. Kegiatan ditutup dengan salat dhuhur berjamaah di lapangan, sebelum rombongan kembali ke Sidoarjo tepat pukul 13.00 WIB.

“Kegiatan IsmuTrip SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo membuktikan bahwa belajar tidak hanya terjadi di dalam kelas. Di tengah alam ciptaan Allah, anak-anak menemukan makna kebersamaan, keimanan, dan rasa syukur yang mendalam,” ucapnya.

Anggieta wali murid kelas II mengatakan dari kegiatan ismutrip ini ananda mendapatkan banyak pengalaman baru, dan memberikan Kesan betapa megah ciptaan Allah. (#)

Baca Juga:  Program Unggulan Nasyiah Gresik Menggema di Gedoeng Moehammadijah

Jurnalis Ifa Rahmawati. Penyunting Ichwan Arif