Feature

Belajar Lintas Negara: Murid ICO Smamsatu Rasakan Kelas Digital dan Budaya Sekolah Malaysia

68
×

Belajar Lintas Negara: Murid ICO Smamsatu Rasakan Kelas Digital dan Budaya Sekolah Malaysia

Sebarkan artikel ini
Murid Smamsatu mengikuti kelas di Sekolah Menengah Seri Setia (Tagar.co/Rudi Ihwono)

Mengikuti Student Culture Exchange di Seremban, murid ICO Smamsatu belajar langsung di kelas berbasis LMS, berdiskusi lintas budaya, hingga merasakan ritme pendidikan Malaysia yang disiplin dan seimbang.

Tagar.co – Program Student Culture Exchange yang diikuti murid International Class Orientation (ICO) SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik memasuki hari kedua dan ketiga dengan fokus pada pengalaman pembelajaran langsung di Sekolah Menengah Seri Setia.

Dalam rangkaian lawatan internasional ini, para murid merasakan atmosfer belajar sekolah Malaysia yang modern, disiplin, dan interaktif.

Baca juga: 22 Murid Kelas Internasional Smamsatu Ikuti Student Culture Exchange ke Malaysia

Kegiatan hari kedua diawali dengan kelas orientasi yang dipandu Puan Dalila dan Encik Haris, pegawai ICT Sekolah Menengah Seri Setia. Pada sesi ini, murid diperkenalkan pada pemanfaatan iPad sebagai perangkat utama pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS).

Sistem ini digunakan secara menyeluruh—mulai dari penyampaian materi hingga penilaian—sehingga proses belajar terasa lebih terstruktur dan responsif.

Usai orientasi, murid mengikuti kelas Bahasa Inggris bersama Puan Farhana. Materi yang dibahas meliputi difference and similarity in offline and online interaction serta diskusi perbedaan dan persamaan budaya Indonesia–Malaysia.

Baca Juga:  Sekretaris PDM Gresik Ajak Guru dan Karyawan Smamsatu Rawat Semangat Kolektif

Diskusi berlangsung hidup; murid didorong untuk berpikir kritis sekaligus berani mengemukakan pendapat di kelas lintas budaya.

Pada sesi berikutnya, pembelajaran Matematika diampu Puan Saliza dengan materi Linear Equation dan Algebra. Kelas berlangsung selama dua hari penuh dengan dukungan LMS, membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan. Setiap topik ditutup dengan penilaian singkat untuk mengukur pemahaman murid secara real time.

Di luar akademik, pembiasaan kegiatan keagamaan tetap terjaga. Murid melaksanakan salat berjemaah dan tadarus Al-Qur’an selepas Subuh, kemudian salat Duha sebelum memulai aktivitas belajar di sekolah. Ritme ini membantu menjaga keseimbangan antara capaian akademik dan penguatan karakter.

Tim futsal Smamsatu dan murid Sekolah Menengah Seri Setia (Tagar.co/Rudi Ihwono)

Kebersamaan lintas sekolah semakin terasa pada sore hari melalui kegiatan olahraga. Murid putra mengikuti fun game futsal bersama murid Sekolah Menengah Seri Setia, sementara murid putri bermain handball di RKS Sport Center, Senawang. Suasana akrab dan sportif mewarnai interaksi antarmurid dari dua negara.

Salah satu murid ICO, Aura Aprilla Paramitha, mengaku terkesan dengan dinamika kegiatan di Malaysia. “Sekolah di Malaysia kegiatannya sangat padat, dari pagi sampai malam. Waktu istirahatnya bahkan bisa sampai lima kali, jadi tetap terasa seimbang,” ujarnya.

Baca Juga:  Upgrading IPM Smamsatu 2026 Resmi Dibuka, Usung Tema “The Bridge to Better”

Melalui Student Culture Exchange ini, murid ICO Smamsatu diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga memperluas wawasan budaya, menumbuhkan kedisiplinan, serta memperkuat nilai kebersamaan yang dapat diterapkan sepulang ke Indonesia.

Jurnalis Rudi Ihwono Penyunting Mohammad Nurfatoni