Feature

Upacara Bulan K3 Dihadiri Gubernur Jatim

43
×

Upacara Bulan K3 Dihadiri Gubernur Jatim

Sebarkan artikel ini
Upacara Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional Tahun 2026 digelar di lapangan PT Petrokimia Gresik, Rabu (14/1/2026)
Gubernur Jatim Khofifah bersama bupati, wali kota penerima penghargaan, dan karyawan Petrokimia.

Tagar.co – Upacara Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional Tahun 2026 digelar di lapangan PT Petrokimia Gresik, Rabu (14/1/2026).

Acara ini kerja sama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur dengan PT Petrokimia Gresik. Hadir sebagai pembina upacara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Juga hadir bupati dan wali kota penerima penghargaan sebagai Pembina K3 Terbaik, perwakilan serikat pekerja, perusahaan, serta mahasiswa magang di Disnakertrans Provinsi Jawa Timur.

Peringatan Bulan K3 Nasional merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengusaha dan pemerintah terhadap pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di setiap sektor, khususnya di lingkungan industri dan dunia usaha.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga dan menerapkan prinsip K3 dalam setiap proses kerja guna mencegah kecelakaan kerja.

”Penerapan K3 yang konsisten dinilai tidak hanya melindungi pekerja, tetapi juga mendukung keberlangsungan dan produktivitas perusahaan.” katanya.

Gubernur juga mengapresiasi terselenggaranya upacara peringatan Bulan K3 Nasional serta komitmen berbagai pihak dalam penerapan K3 di Jawa Timur.

Baca Juga:  Sebanyak 50 Perusahaan Dipanggil Disnakertrans Belum Penuhi Hak Buruh

Ketua Bidang Pengawasan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Tri Widodo, S.H., S.T., M.H. , mengatakan, K3 harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja.

“Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi kesadaran bersama, bukan sekadar pemenuhan aturan. Dengan penerapan K3 yang baik, risiko kecelakaan kerja dapat ditekan dan produktivitas kerja dapat meningkat,” ujar Tri Widodo.

Pemprov Jatim memberi penghargaan K3 kepada 717 perusahaan, 9 bupati/wali kota sebagai Pembina K3 Terbaik, 354 perusahaan penerima penghargaan Zero Accident, 154 perusahaan penerima penghargaan Sistem Manajemen K3 (SMK3), 104 perusahaan penerima penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2 HIV/AIDS), serta 96 perusahaan penerima penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis. (#)

Jurnalis M. Fatkhul Fikri  Penyunting Sugeng Purwanto