Feature

Gaungkan Lomba Milad Ke-51, MTsN 2 Trenggalek Sambut Usia Emas

62
×

Gaungkan Lomba Milad Ke-51, MTsN 2 Trenggalek Sambut Usia Emas

Sebarkan artikel ini
MTsN 2 Trenggalek menggelar sosialisasi Milad ke-51 dengan mengundang puluhan kepala sekolah guna membahas rangkaian lomba menarik. Mulai dari kompetisi akademik hingga olahraga voli untuk siswa SD/MI.
Komarudin menguraikan lomba voli. (Tagar.co/Kamas Tontowi)

MTsN 2 Trenggalek menggelar sosialisasi Milad ke-51 dengan mengundang puluhan kepala sekolah guna membahas rangkaian lomba menarik. Mulai dari kompetisi akademik hingga olahraga voli untuk siswa SD/MI.

Tagar.co — Suasana hangat menyelimuti aula lantai dua MTsN 2 Trenggalek pada Sabtu pagi, 10 Januari 2026. Puluhan tamu undangan tampak memenuhi ruangan dalam rangka sosialisasi Milad ke-51 madrasah yang akrab dengan sebutan Madtsaduta ini. Secara kelembagaan, sekolah yang berdiri sejak 1975  ini akan milad pada 1 April.

Kepala Madrasah, Ahzan Winarto, membuka kegiatan dengan sambutan penuh antusias sebelum menyerahkan podium kepada para koordinator lomba. Satu per satu koordinator memaparkan teknis kompetisi.

Diah Kusmiatin mengawali dengan penjelasan rinci mengenai lomba MIPA yang selalu menjadi primadona. Tak lama berselang, Siti Yumniati menguraikan ketentuan lomba menyanyi solo yang menuntut estetika vokal. Berlanjut oleh Komarudin yang membedah aturan main di bidang olahraga. Sebagai penutup teknis, Khoirul Ahmad menjelaskan persiapan matang terkait lomba Pramuka yang akan menguji ketangkasan tunas muda.

Baca Juga:  AUM sebagai Ujung Tombak Dakwah Muhammadiyah

Panitia Milad ke-51 mengundang 45 kepala sekolah dan madrasah dari berbagai wilayah, mencakup Kecamatan Kampak, Gandusari, hingga sebagian Watulimo dan Dongko. Meski antusiasme tinggi, enam lembaga berhalangan hadir karena benturan agenda di tempat lain. Namun, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan acara yang bertujuan mempererat silaturahmi antarlembaga pendidikan di Trenggalek ini.

MTsN 2 Trenggalek menggelar sosialisasi Milad ke-51 dengan mengundang puluhan kepala sekolah guna membahas rangkaian lomba menarik. Mulai dari kompetisi akademik hingga olahraga voli untuk siswa SD/MI.
Kepala madrasah dan sekolah mengikuti sosialisasi. (Tagar.co/Kamas Tontowi)

Aktif Jemput Bola

Setelah pemaparan teknis usai, Ahzan Winarto kembali mengambil alih pembicaraan untuk memberikan informasi tambahan yang krusial. Ia menegaskan, panitia membuka jalur pendaftaran secara daring (online) maupun luring (offline) demi memudahkan calon peserta.

“Pendaftaran MIPA bisa secara mandiri, sedangkan lomba bola voli boleh diikuti oleh siapa saja. Mulai dari kelas I sampai kelas VI SD/MI,” jelas Ahzan.

Di tengah pemaparannya, pria asal Desa Gandusari ini sempat melontarkan gurauan yang memancing tawa para hadirin. “Juara lomba akan mendapatkan hadiah umrah, tapi masih berupa uang muka sebesar satu juta rupiah,” kelakarnya yang langsung mencairkan suasana.

Lebih lanjut, Ahzan menginformasikan, tim Madtsaduta akan bergerak aktif menjemput bola. Pada hari Rabu mendatang, tim akan mengunjungi sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan lomba secara langsung kepada siswa. Ia juga memberikan kelonggaran bagi sekolah yang ingin menggunakan fasilitas madrasah di masa mendatang.

Baca Juga:  Jejak Al-Maun di Gresik, 175 Nasi Kotak Jadi Bahasa Kepedulian IPM Spemutu

“Bagi KKM dan KKS yang ingin menggunakan fasilitas aula, silakan gunakan tempat ini untuk berbagai kegiatan,” tambahnya sebagai bentuk keterbukaan lembaga.

Baca Juga: Madtsaduta makin Meriah di Tahun Baru

Restu Kunjungan dan Doa Penutup

Dalam sesi diskusi, Ahzan menunjukkan sikap rendah hati dengan meminta izin kepada para perwakilan lembaga yang hadir. Ia ingin memastikan, kehadiran tim sosialisasi ke sekolah-sekolah tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.

“Apa tim kami bisa berkunjung ke lembaga untuk sosialisasi lomba kepada anak-anak? Jika Bapak dan Ibu tidak memberikan izin, maka tim Milad yang akan menjelaskan teknis kepada calon peserta tidak akan berani berkunjung. Mudah-mudahan kehadiran kami tidak mengganggu,” tanya Ahzan dengan nada santun.

Pertanyaan tersebut langsung terjawab dengan persetujuan kompak oleh para kepala sekolah yang hadir. “Alhamdulillah,” ujar Ahzan sembari tersenyum lega.

Sebagai penutup, Ahzan mengingatkan peserta lomba voli agar mengenakan seragam identitas sekolah lengkap dengan nomor punggung. Ia bahkan menjanjikan biaya pendaftaran gratis untuk tahun depan sebagai bentuk apresiasi. Acara sosialisasi ini pun berakhir dengan khidmat lewat doa yang dipimpin oleh Mukarji, kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang memperkuat sinergi antar-pendidik. (#)

Baca Juga:  The Movie, Papa Zola Beraksi di Layar Lebar

Jurnalis Kamas Tontowi Penyunting Sayyidah Nuriyah