
Program Wali Murid Mengajar di SD Al-Islam mengubah kelas 4 menjadi ajang belajar yang menyenangkan. Siswa bisa bertanya, berdiskusi, dan merasakan langsung pengalaman profesi beragam dari ayah dan ibu mereka.
Tagar.co – Selasa, 11 November 2025, suasana belajar di kelas 4 SD Al-Islam Morowudi, Cerme, Gresik, Jawa Timur, tidak seperti hari-hari biasa. Para siswa disambut oleh wali murid yang mengambil peran sebagai pengajar dalam program “Wali Murid Mengajar”.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari seluruh siswa, guru kelas, serta ibu-ibu paguyuban SD Al-Islam.
Kepala Sekolah SD Al-Islam, Cicik Indrawati menerangkan, program ini lahir dari inisiatif paguyuban wali murid untuk mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan siswa, sekaligus memberi perspektif baru tentang beragam profesi di luar lingkungan sekolah.
“Lewat sesi interaktif yang menyenangkan, para wali murid berbagi ilmu, pengalaman, dan keahlian mereka kepada para siswa,” ujarnya.
Inspirasi dari Beragam Profesi
Hari itu, para wali murid membawakan tema yang beragam dan relevan. Seorang wali murid yang berprofesi sebagai jurnalis, misalnya, mengajak siswa memahami pentingnya literasi media dan cara menulis berita yang baik.
Sementara itu, wali murid lain yang bekerja sebagai arsitek mengenalkan konsep dasar desain bangunan dan menekankan pentingnya menjaga lingkungan, melalui praktik kreatif yang langsung dicoba siswa.
Antusiasme terlihat jelas di wajah para siswa. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan mencoba langsung praktik yang diajarkan.
“Senang sekali hari ini, yang mengajar bukan hanya guru, tapi ada ayah dan ibu teman kami. Materinya jadi lebih seru dan kami bisa melihat langsung bagaimana pekerjaan itu dilakukan,” ujar Amanda Rizqia Putri, salah satu siswa kelas 4.

Sinergi Sekolah dan Orang Tua
Cicik Indrawati memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif para wali murid.
“Program ‘Wali Murid Mengajar’ ini adalah bukti nyata komitmen bersama, baik sekolah maupun orang tua, dalam mendukung proses pendidikan anak-anak. Pengalaman langsung dari wali murid dapat menjadi inspirasi yang kuat dan membuka wawasan siswa tentang masa depan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga didampingi guru kelas 4 dan perwakilan ibu-ibu paguyuban yang terlibat aktif dalam persiapan dan kelancaran acara. Kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat sepanjang kegiatan, menegaskan sinergi positif antara sekolah dan orang tua.
Cikik berharap, kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut, menciptakan lingkungan belajar yang kaya, inspiratif, dan kolaboratif bagi seluruh warga SD Al-Islam. (#)
Jurnalis Mardiyana Z. Penyunting Mohammad Nurfatoni












